Bandung–Bank Indonesia (BI) melihat perkembangan ekonomi global mulai mengalami perbaikan di 2017. Hal ini tercermin dari perekonomian Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan tumbuh menjadi 2,3 persen, meningkat dari sebelumnya 1,6 persen di tahun lalu.
Baca juga: Kenaikan Fed Rate Tekan Bunga Acuan BI
Membaiknya perekonomian AS juga memberikan sinyal kenaikan suku bunga AS (Fed Fund Rate), yang tentunya akan berimbas pada perekonomian global termasuk Indonesia.
“Perbaikan ekonomi ini mendorong inflasi mereka lebih tinggi dan ujung-ujungnya membuat Fed Fund Rate harus naik. Berbagai indikator memang mendukung ekonomi AS dalam perbaikan,” ujar Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Yoga Affandi di Bandung, Sabtu, 18 Februari 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More