Jakarta – Ditengah pandemi Covid-19, sektor pertanian sangat penting dalam mendongkrak perekonomian nasional. Untuk itu, menurut Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), peran strategis dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja pasar pertanian dalam negeri.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Ketua Umum KTNA Winarno Tohir dalam sebuah diskusi virtual di Jakarta, Selasa, 25 Agustus 2020. Ia berharap agar semua pihak terutama pemerintah dapat meningkatkan laju pertumbuhan sektor pertanian. Salah satunya dengan membantu memasarkan bahan pangan olahan pertanian untuk bisa di ekspor.
“Dan sekarang saat pandemi ini, ada peran-peran dari pemerintah, BUMN, kepala daerah, hingga DPR RI, yang diperlukan agar produk petani dapat dibeli, supaya jangan sampai wortel itu cuman Rp2.000. Kasian itu para petani,” ujarnya.
Ia pun memberikan contoh, seperti pemanfaatan keberadaan dinas dalam negeri untuk memajukan produk-produk pertanian dalam negeri.
“Lalu, saya juga berharap dinas dalam negeri ini dapat digerakkan. Dapat memotret di suatu daerah tertentu ada padi sekian, ada nanas sekian, dan lain-lain. Sehingga, kalau ada orang yang ingin melihat, bisa tau melalui website misalnya di sini ada nanas sekian, buah sekian, dan sebagainya. Begitu juga dengan infrastruktur tolonglah dibantu,” tambahnya.
Di samping itu, ia juga berharap agar pemerintah dapat memberikan arahan kepada para petani agar bisa menjual produk pertanian dipasaran dan mampu bersaing diluar negeri. Sehingga dengan demikian, produk pangan dalam negeri bisa diekspor ke luar negeri.
“Para petani juga berharap untuk bisa diberikan arahan. Kasih tau petaninya, ada jeruk impor dengan jumlah sekian mau masuk, misalnya. Kasih tau petaninya, jeruknya tolong jangan banyak-banyak panennya, karena akan ada banyak jeruk impor yang masuk, jadi kami para petani ya tidak pupuk lagi jeruknya karena kalau tidak, ketika produk lokal kami bertemu dengan produk luar yang lebih bagus, kami pasti kalah. Jadi, tolong kami ini diberitahu, diarahkan, jangan dibiarkan autopilot begitu,” pungkasnya. (*) Steven
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More