Jakarta – PT Asuransi BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmen untuk memperkuat kepercayaan nasabah. Hingga akhir Juli 2025, anak usaha Bank Rakyat Indonesia (BRI) ini sudah menunaikan kewajiban membayarkan klaim dan manfaat asuransi kepada nasabah sebesar Rp2,85 triliiun.
Rasio klaim perusahaan asuransi jiwa ini tercata di angka 57 persen. Atas pemenuhan kewajiban kepada nasabah tersebut, BRI Life masih memiliki solvabilitas yang kokoh untuk menjalankan operasional dan menopang pertumbuhan bisnisnya.
“BRI Life senantiasa memastikan hak nasabah terpenuhi melalui pembayaran klaim yang legitimate sesuai ketentuan polis dan regulasi yang berlaku. Kami menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, transparansi, serta kepatuhan terhadap aturan perundang-undangan,” papar Aris Hartanto, Direktur Utama BRI Life, dalam keterangan resmi, Jum’at, 29 Agustus 2025.
Baca juga: Begini Strategi BRI Life Tingkatkan Kualitas Agen sebagai Ujung Tombak Pemasaran
Ia menegaskan, standard operating procedure (SOP) yang ketat ditambah kepatuhan pada regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi pedoman bagi BRI Life dalam setiap pembayaran klaim ataupun manfaat.
“Hal ini menjadi wujud nyata tanggung jawab perusahaan dalam menjaga akurasi, akuntabilitas, dan kualitas layanan kepada para nasabah,”tegas Aris.
BRI Life, lanjut Aris, tidak hanya fokus pada pembayaran klaim dan manfaat saja. Tapi juga memperkuat proses edukasi dan literasi kepada nasabah maupun masyarakat mengenai pentingnya proteksi perlindungan jiwa.
Melalui berbagai program literasi dan sosialisasi, BRI Life berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat akan manfaat asuransi sebagai penopang keuangan keluarga ketika menghadapi risiko kesehatan, kecelakaan, maupun tutup usia.
Baca juga: Mobil Rusak Imbas Huru-hara Demonstrasi, Bisakah Klaim Asuransi?
Di samping itu, Aris menegaskan, BRI Life menyakini bahwa kepatuhan terhadap regulasi bukan sekadar kewajiban, tetapi menjadi dasar dalam membangun kepercayaan nasabah.
“Dengan konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik, kami berharap dapat meningkatkan kepuasan nasabah sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jiwa untuk masa depan keluarga mereka,” pungkasnya. (*) Ari Astriawan
Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More
Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More
Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More
Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More
Poin Penting Munas VII MES menetapkan Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum dan Ferry Juliantono sebagai… Read More