Ilustrasi tabungan nasabah. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Seiring kondisi ekonomi yang semakin membaik, pendapatan masyarakat juga semakin meningkat. Naiknya pendapatan ini, tentu saja mesti diikuti oleh perencanaan keuangan yang baik dan matang. Jangan sampai salah langkah sehingga terjadi kesalahan di kemudian hari.
Perencanaan keuangan yang mesti menjadi perhatian adalah menyisihkan sebagian dana untuk ditabung atau diinvestasikan. Dana tabungan bisa menjadi dana darurat, investasi, simpanan, atau bahkan perencanaan masa depan.
Berikut Tips Menyiapkan Masa Depan dengan Tabungan yang Tepat
Pertama Tetapkan Tujuan Menabung
Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui seberapa lama dana yang bisa dikumpulkan dan berapa alokasi yang ditetapkan untuk mencapai tujuan utama dari menabung.
Jika tujuan dan alokasi dana telah ditetapkan dan ditentukan, pertahankan niat menabung dengan rutin disetor ke bank, agar tujuan di masa depan bisa terpenuhi.
Kedua Cari Produk Tabungan yang Sesuai dengan Tujuan
Hal ini perlu dilakukan agar hasil yang ditetapkan dalam menabung sesuai dengan tujuan. Jika tujuan untuk pendidikan anak, maka cari produk-produk tabungan pendidikan di bank.
Hal ini penting dilakukan, karena setiap produk tabungan di bank tentunya ada program yang menguntungkan buat nasabah, mulai gratis biaya administrasi hingga setoran yang murah.
Ketiga Pilih Bank yang Kredibel
Memilih bank yang kredibel wajib dilakukan karena menjadi kunci penting agar uang yang disimpan aman.
Saat ini banyak bank di dalam negri yang punya tingkat kredibel sangat baik. Salah satunya Bank bjb.
Bank bjb saat ini dikelola secara profesional oleh para bankir yang telah makan asam garam di dunia perbankan. Tak hanya itu, bank bjb juga menerapkan good corporate governance (GCG) serta di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). bank bjb menjadi bank peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk memastikan uang nasabah aman.
Saat ini Bank bjb memiliki banyak layanan produk simpanan yang bisa menjadi alternatif pilihan nasabah. Untuk nasabah perorangan, setidaknya ada delapan produk simpanan. Mulai dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), giro, tabungan, deposito, SimPel, Simpeda, Tabunganku, dan bjb SiMuda. (*)
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More