Ekonomi Digital

Pentingnya Membangun Kepuasan Pelanggan Dengan Adopsi Teknologi

Jakarta – Disrupsi digital telah memberikan dampak terutama dalam persaingan penjualan brand yang ada di berbagai industri. Tak hanya itu, E-Commerce juga “mendikte” keberadaan dari brand, baik secara trafik maupun volume penjualan. Fenomena ini juga melanda industri kesehatan, dimana tingkat kepuasan pelanggan saat ini dapat diketahui secara langsung dan transparan.

Saat ini, telah banyak pemain di industri kesehatan yang mengadopsi teknologi digital sebagai garda terdepan dalam membangun kepuasan pelanggan. Apalagi, saat ini e-commerce menjadi bagian yang semakin penting dalam rantai distribusi produk dan proses konsumsi pelanggan. Hal tersebut tentunya harus segera direspon oleh industri kesehatan agar mampu bersaing.

Direktur Bisnis & Operasional Vena Wasir Center Abdur Rahman membagikan pengalamannya dalam membangun kepuasan pelanggan dengan mengadopsi teknologi laser RF serta mengaplikasikan CRM untuk memberikan seamless customer journey experience. Asal tahu saja, Vena Wasir Center sendiri merupakan klinik kesehatan yang mengedepankan metode berteknologi tinggi.

Baca juga: Reformasi IT Jadi Kunci Tingkatkan Kepuasan Nasabah

“Dengan teknologi digital tersebut pelanggan kami bisa lebih mudah untuk melakukan konsultasi atau janji bertemu dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut hanya melalui ponselnya saja,” ujarnya seperti dikutip 2 November 2023.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa teknologi laser RF juga memberikan masa pemulihan yang lebih cepat kepada pasien pasca tindakan.

Melihat fenomena tersebut, Indonesia Customer Satisfaction Champion in Healthcare Services Award dan Indonesia Best Selling Brand in E-Commerce Award 2023 pun digelar. Kedua program ini bertujuan untuk mendorong perkembangan bisnis di Indonesia. Hasil award ini didapat dengan melakukan Crawling data penjualan dari dua platform e-commerce terbesar di Indonesia, Shopee dan Tokopedia. 

Adapun penerima Indonesia Best Selling Brand in E-Commerce Award antara lain Evolene, mGanik Nutritions, Azarine, Yummy Bites, MS Glow, Newlab+, Enfagrow A+, Enfamil A+, Implora Cosmetics, Roove, Tolak Angin, dan Sasa. Sementara Indonesia Customer Satisfaction Champion in Healthcare Services Award diraih oleh PT Siloam Internasional Hospitals Tbk (Grup RS Siloam), RS Awal Bros Group, Mandaya Hospital Group dan Vena Wasir Center (PT Rumah Wasir Andalan).

Hanindia Narendrata Rahiesa, CEO & Co-Founder Compas.co.id menjelaskan dalam pemberian Indonesia Best Selling Brand in E-Commerce Award, pihaknya melakukan Crawling data pada 4 kategori utama yaitu beauty & care, food & beverage, mom & baby serta health.

Baca juga: Industri E-Commerce Diprediksi Belum Mencapai Profitabilitas, Bagaimana Pergerakan Sahamnya?

Dari empat kategori tersebut terdapat 37 sub kategori produk yang dinilai dan dibuatkan peringkat berdasarkan metodelogi crawling data di dua platform e-commerce terbesar yaitu Tokopedia dan Shopee. Crawling dilakukan terhadap merek atau produk dengan rating Bintang 4 keatas. Data yang diriset merupakan data periode 1 Januari 2022 – 25 Desember 2022. Dari 37 sub kategori tersebut kemudian diambil top 10 merek/produk di setiap kategorinya. 

”Sejak 2021 menyelenggarakan program Indonesia Best Selling Brand in E-Commerce Award  sebagai upaya mendukung pertumbuhan e-commerce. Program ini juga dapat menjadi salah satu bentuk pengukuran performa sebuah merek dan toko online di ranah e-commerce,” tuturnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

2 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

2 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

3 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

3 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

3 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

3 hours ago