Categories: Lifestyle

Penguatan EURUSD Dipengaruhi Kerentanan US$

Jakarta–EURUSD mengalami tekanan jual luar biasa setelah Presiden erupoan Central Bank (ECB), Mario Draghi dalam konferensi publik kemarin kembali menyampaikan kemungkinan ECB melakukan pelonggaran kebijakan moneter lagi di bulan Maret.

Satu-satunya alasan peningkatan EURUSD adalah kerentanan US$ yang berkelanjutan. “Jadi saya rasa tidak banyak yang terkejut mendengar Presiden ECB mengambil peluang untuk menjadikan EUR lebih rendah kemarin” ujar Jameel Ahmad, Chief Market Analyst FXTM.

Masalah utama yang dihadapi adalah apabila kerentanan US$ yang terjadi tiba-tiba ini menjadi semakin serius. Tidak banyak langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah EURUSD menguat dan inikah alasan mengapa investor menginginkan ECB kembali melakukan Pelonggaran Kuantitatif yang agresif agar EUR berada pada level yang diharapkan bank sentral.(*)

Apriyani

Recent Posts

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

2 hours ago

PWI Pusat Bakal Terima Hadiah Patung Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko dari Blora

Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More

4 hours ago

DPR Pastikan Pengganti Pimpinan OJK-BEI Bebas Afiliasi Danantara dan BUMN

Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More

4 hours ago

Kredit Macet, Bisnis Gagal atau Niat Jahat? OJK Harus Berada di Depan Bank

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More

16 hours ago

KPK Mencari “Pepesan Kosong” Dana Non Budgeter-Iklan Bank BJB, Terus Berputar-putar “Dikaitkan” Ridwan Kamil-Aura Kasih

Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More

16 hours ago

Daftar Saham Top Laggards dalam Sepekan, Ada BREN, BUMI hingga MORA

Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More

16 hours ago