Ilustrasi jaga jarak aman berkendara (foto: istimewa)
Jakarta – Menjaga jarak aman berkendara sudah seharusnya dipahami dan diterapkan oleh seluruh pengendara. Tak terkecuali bagi pengemudi mobil pemula.
Hal ini penting dilakukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan di jalan. Bagi pengemudi pemula, hal ini bisa jadi menjadi aktivitas yang sulit dilakukan.
Pelbagai faktor pun jadi pengaruhnya. Namun, bukan berarti menjaga jarak aman sulit dipelajari dan diasah kemampuannya.
Nah, salah satu hal yang dapat dijadikan patokan untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan lain yakni dengan memperhatikan ban belakang kendaraan tersebut.
Baca juga : Baru Beli Kendaraan? Jangan Lupa Asuransi, Ini Sederet Keuntungannya!
Apabila bagian belakang kendaraan di depan terlihat jelas dari perspektif pengemudi, maka jarak antar kendaraan sudah aman atau tidak terlalu rapat.
Diketahui, umumnya kendaraan yang melaju di jalan raya berkecepatan 30/40 km per jam. Oleh karena itu, beri jarak sekitar 15-20 meter dari kendaraan di depan.
Lalu, apabila dalam kondisi macet atau mau berhenti, maka jarak maksimal adalah garis dashboard sejajar dengan bumper mobil di depan untuk memberi ruang ruang kendaraan untuk mendahului.
Tentunya, berkendara di jalan raya juga memiliki risikonya. Bisa jadi, ketika pengendara sudah menjaga jarak aman dan berhati-hati namun hal yang tidak diinginkan terjadi seperti tertabrak oleh pengendara lain.
Maka dari itu, pentingnya memiliki asuransi mobil. Sebab, ini merupakan bentuk perlindungan finansial yang ditawarkan kepada pemilik kendaraan untuk bisa mengurangi risiko keuangan akibat kecelakaan, pencurian, atau kerusakan yang mungkin terjadi pada mobil mereka.
Baca juga : Alasan Pentingnya Punya Asuransi Mobil Listrik
Salah satu asuransi yang bisa meng-cover hal tersebut yakni produk t-drive dari PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau yang lebih dikenal dengan Tugu Insurance.
T drive sendiri cocok digunakan untuk kendaraan, karena melindungi mobil Anda secara menyeluruh dan dengan berbagai macam perluasan.
Menariknya, ada berbagai keuntungan/manfaat produk t drive yang bisa Anda dapatkan, antara lain:
1. Jaringan bengkel
Tersebar di seluruh Indonesia dengan garansi kualitas pengerjaan di bengkel rekanan sampai dengan enam bulan.
2. Kehilangan barang pribadi
Menjamin kerusakan atau kehilangan barang pribadi yang terdapat di dalam mobil yang mengalami kerugian total (maksimum ganti rugi yang diberikan adalah Rp10.000.000 selama periode asuransi).
3. Penggantian biaya transportasi
Penggantian biaya transportasi sebesar Rp100.000 per hari selama kendaraan tertanggung diperbaiki (maksimum penggantian Rp300.000 dengan syarat kerusakan tidak lebih dari tiga panel (tidak termasuk penggantian spare part) dan masa tunggu selama lima hari kerja.
4. Biaya ambulans
Memberikan penggantian biaya ambulans akibat kecelakaan yang dijamin oleh polis (syarat harus terdapat perluasan kecelakaan diri).
5. Pelaporan klaim melalui aplikasi t drive
Pelaporan klaim melalui smartphone Anda. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More
Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More