News Update

Pengenaan Tarif ATM Link Tak Perlu jadi Polemik

Jakarta – Ekonom Ryan Kiryanto menyatakan, pengenaan tarif ATM LINK bagi nasabah Himbara tak perlu jadi polemik berkepanjangan. Sebab, para nasabah Himbara masih bisa menikmati layanan cek saldo dan tarik tunai secara gratis melalui ATM yang berlogo sama dengan penerbit kartu ataupun melalui layanan digital

“Sekali lagi, pilihan ada pada selera dan literasi keuangan setiap nasabah. Jadi soal tarif ATM Link ini tidak perlu dipolemikkan. Sebagai catatan, rekening tabungan dgn fasilitas ATM itu sekarang diprioritaskan oleh para nasabahnya untuk bertransaksi,” kata Ryan melalui keterangan resminya di Jakarta, Kamis 27 Mei 2021.

Ryan memandang, pemberlakuan tarif ATM LINK harus tetap dihormati dengan pertimbangan untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada nasabah sebagaimana disampaikan secara terbuka oleh pejabat bank Himbara.

“Sebaliknya nasabah juga harus bisa memahami kebijakan bank tersebut. Yang perlu dicatat, pengadaan ATM-ATM tersebut merupakan investasi bagi bank sehingga diharapkan memberikan timbal balik bagi investasinya,” tambah Ryan.

Seperti diketahui mulai 1 Juni 2021 Bank-bank pelat merah yang tergabung dalam jaringan ATM Link yakni BRI, BNI, BTN dan Bank Mandiri sepakat untuk mengenakan biaya untuk transfer dan cek saldo di ATM Link. Adapun biaya cek saldo dikenakan sebesar Rp2.500, sedangkan transaksi tarik tunai sebesar Rp5.000. Sementara biaya transfer antar bank tidak mengalami perubahan atau tetap di angka Rp4.000. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

IHSG Tertekan Tensi Geopolitik, Sektor Saham Ini Masih Layak Dicermati

Poin Penting Tensi geopolitik mendorong harga minyak naik hingga sekitar USD115 per barel dan menguatkan… Read More

6 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Ambles 3,49 Persen ke Posisi 7.321

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 3,49 persen ke level 7.321,07 dari pembukaan 7.585,68.… Read More

21 mins ago

Analis Beberkan Tiga Pemicu IHSG Ambles di Awal Pekan, Apa Saja?

Poin Penting IHSG sempat anjlok 5,60 persen ke 7.160 sebelum menyusut ke -3,33 persen di… Read More

39 mins ago

Geopolitik Memanas, PERBANAS Dorong Bank Perkuat Mitigasi Risiko

Poin Penting Fundamental perbankan awal 2026 tetap kuat dengan kredit tumbuh 9,96 persen yoy, DPK… Read More

56 mins ago

Mencermati Catatan Fitch dan Moody’s: Reformasi Struktural sebagai Tindak Lanjutnya

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia BELAKANGAN ini berkembang… Read More

57 mins ago

Literasi dan Inklusi Keuangan; Beberapa Catatan Ringan

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) DI era serbakekinian, keberadaan teknologi… Read More

1 hour ago