Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian BUMN, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak, Komite Nasional Kebijakan Governance, PT Bursa Efek Indonesia dan Ikatan Akuntan Indonesia menyelenggarakan malam penganugerahan Annual Report Award (ARA) 2015.
Acara penganugerahan ARA yang bertema “Kualitas Keterbukaan Informasi Untuk Mendukung Kinerja Perusahaan Secara Berkelanjutan Dalam Memenangkan Persaingan Global” ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas informasi dalam laporan tahunan pada sebuah perusahaan yang sekaligus menunjang pencapaian pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK yang juga sebagai Ketua Panitia Pengarah ARA 2015, Nurhaida mengatakan, dengan perbaikan dalam transparansi informasi yang merupakan satu pilar Good Corporate Governance (GCG) diyakini akan meningkatkan kesadaran perusahan untuk menerapkan pengelolaan perusahaan dengan baik.
“Selain itu dapat meningkatkan kesiapan perusahaan di Indonesia untuk bersaing, tidak hanya lingkup nasional, tetapi juga di kawasan regional dan bahkan secara global,” ujar Nurhaida di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa malam, 27 September 2016.
Page: 1 2
Poin Penting OJK menegaskan pelaksanaan demutualisasi bursa efek baru dapat dilakukan setelah pemerintah menerbitkan Peraturan… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI, menggantikan Iman Rachman, namun peresmiannya masih… Read More
Poin Penting IHSG menguat signifikan pada sesi I perdagangan 3 Februari 2026, naik 1,57 persen… Read More
Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More
Poin Penting Stimulus Rp12,83 triliun digelontorkan pemerintah selama Ramadan dan Idulfitri 2026 untuk mendorong ekonomi… Read More