Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian BUMN, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak, Komite Nasional Kebijakan Governance, PT Bursa Efek Indonesia dan Ikatan Akuntan Indonesia menyelenggarakan malam penganugerahan Annual Report Award (ARA) 2015.
Acara penganugerahan ARA yang bertema “Kualitas Keterbukaan Informasi Untuk Mendukung Kinerja Perusahaan Secara Berkelanjutan Dalam Memenangkan Persaingan Global” ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas informasi dalam laporan tahunan pada sebuah perusahaan yang sekaligus menunjang pencapaian pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK yang juga sebagai Ketua Panitia Pengarah ARA 2015, Nurhaida mengatakan, dengan perbaikan dalam transparansi informasi yang merupakan satu pilar Good Corporate Governance (GCG) diyakini akan meningkatkan kesadaran perusahan untuk menerapkan pengelolaan perusahaan dengan baik.
“Selain itu dapat meningkatkan kesiapan perusahaan di Indonesia untuk bersaing, tidak hanya lingkup nasional, tetapi juga di kawasan regional dan bahkan secara global,” ujar Nurhaida di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa malam, 27 September 2016.
Page: 1 2
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More
Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More