Selain itu, berdasarkan APBN-Perubahan 2017, target penerimaan PBB tercatat sebesar Rp15,4 triliun atau turun Rp1,9 triliun dibanding APBN 2017 sebesar Rp17,3 triliun.
Hestu mengakui, tidak adanya program amnesti pajak menjadi tantangan tersendiri bagi DJP untuk menarik perpajakan. Tahun lalu, besaran pemasukan pajak terbantu banyak oleh program amnesti pajak.
Baca juga: Berpotensi Rugikan Konsumen, Proyek Meikarta Perlu Diawasi
“Tantangannya masih cukup kuat sampai akhir tahun. Kita akan terus lakukan ekstra effort. Kita minta masyarakat lebih patuh bayar pajak,” ujar Hestu.
Dia menjelaskan, bahwa realisasi penerimaan pajak hingga Agustus 2017 telah mencapai Rp685,5 triliun dengan angka pertumbuhan 10,23 persen dari periode yang sama tahun lalu. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Kasus kredit macet Sritex memperkuat ketakutan bankir karena masih adanya persepsi penegak hukum… Read More
Poin Penting Kasus scam online kian meresahkan, dengan 432.637 aduan masuk ke IASC dan total… Read More
Poin Penting BI menilai Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) efektif mempercepat penurunan suku bunga kredit perbankan… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,39 persen ke level 9.045,91 dengan nilai transaksi Rp913,75 miliar,… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian melonjak tajam pada Kamis, 22 Januari 2026, dengan emas… Read More
Poin Penting MNC Sekuritas menilai IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji area 8.710–8.887, dengan… Read More