Keuangan

Pendapatan Premi BCA Life Melonjak 34,5% jadi Rp1,35 Triliun

Jakarta – Di tengah kondisi pandemi, BCA Life masih membukukan kinerja yang cukup baik. Pada tahun kedua masa pandemi Covid-19, BCA Life berhasil mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp1,35 triliun disepanjang 2021, atau naik sebesar 34,5% bila dibandingkan dengan akhir tahun 2020.

Presiden Direktur & CEO BCA Life, Rio Winardi dalam keterangannya di Jakarta, 22 Februari 2022 mengungkapkan, kinerja pendapatan premi tersebut juga menopang total aset BCA Life hingga akhir tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp1,93 triliun atau tumbuh 31,5% dibandingkan tahun 2020.

Namun demikian, dirinya menyatakan, bahwa dampak pandemi yang dirasakan oleh seluruh industri termasuk industri asuransi jiwa, dimana pada tahun 2021 ini telah berdampak pada laba komprehensif BCA Life yang mengalami penurunan 56,1% menjadi sebesar Rp40,2 miliar dibandingkan tahun 2020.

Selama masa pandemi ini, banyak peristiwa terjadi yang mengakibatkan peningkatan angka kasus meninggal dunia dibanding tahun-tahun sebelumnya, khususnya yang disebabkan oleh COVID-19. Hal ini tercermin dari kewajiban yang dibayarkan BCA Life khususnya untuk klaim dan manfaat di mana pada tahun 2021 ini jumlahnya mencapai Rp786,7 miliar atau naik sebesar 78,1% dibandingkan tahun 2020.

Angka klaim ini menunjukkan komitmen BCA Life untuk memenuhi kewajiban dalam memberikan layanan terbaik bagi nasabah dan keluarga. Dalam hal kemampuan perusahaan memenuhi kewajibannya, BCA Life senantiasa terus menjaga Rasio Pencapaian Solvabilitas jauh di atas batas minimum yang disyaratkan oleh OJK yaitu sebesar 323,8%.

“Dampak pandemi sungguh sangat kita rasakan pada tahun 2021, begitu juga para nasabah kami yang terdampak COVID-19. Oleh karena itu, kami terus berkomitmen melakukan pemenuhan kewajiban klaim nasabah dengan cepat agar keluarga dan ahli waris yang ditinggalkan dapat terus mencapai impian dan rencana keuangan yang sudah dibuat,” ujarnya.

Menurutnya, BCA Life terus menjaga kinerja melalui beragam multichannel distribusi yang dapat dipilih oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan keuangan dimasa depan. Kontribusi utama pendapatan premi diberikan melalui jalur telemarketing, bancassurance dan corporate business selain itu juga melalui jalur agency, digital & credit life.

Kontribusi besar ini merupakan hasil dari kerja sama yang kuat antara BCA Life dengan Grup BCA dan partner lainnya dalam menyediakan solusi perencanaan keuangan yang tepat untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Sepanjang tahun 2021, BCA Life mengelola dana investasi sebesar Rp1,52 triliun dan berhasil membukukan hasil investasi sebesar Rp81,9 miliar. Penempatan investasi BCA Life dilakukan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian agar tetap memberikan hasil yang optimal di tengah kondisi ekonomi dimasa pandemi.

Tahun 2021 ternyata tidak hanya dipenuhi dengan tantangan menghadapi pandemi Covid-19, tetapi BCA Life juga mendapat apresiasi atas hasil kerja baik yang dicapai.

“Kepercayaan dari masyarakat yang kami terima melalui sejumlah penghargaan merupakan pemacu bagi kami untuk terus memberikan inovasi produk dan pelayanan terbaik bagi seluruh nasabah, khususnya di masa pandemi ini dengan beragam keterbatasan yang ditetapkan pemerintah,” tambah Rio.

Dengan capaian yang telah didapatkan sepanjang 2021 lalu akan menjadi semangat bagi BCA Life untuk terus memberikan layanan terbaik bagi seluruh nasabah dan masyarakat Indonesia. Diharapkan melalui berbagai program asuransi yang ditawarkan oleh BCA Life akan memberikan jaminan perlindungan kepada perencanaan keuangan keluarga dimasa depan. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Purbaya Ancam Stop Anggaran Kementerian/Lembaga dan Pemda yang Lambat Belanja

Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More

58 mins ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat di 2025

Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Naik Hampir 1 Persen ke Posisi 9.032

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,94 persen ke level 9.032,58 dan sempat menyentuh All Time… Read More

3 hours ago

Purbaya Bakal Sikat 40 Perusahaan Baja China-Indonesia yang Diduga Mengemplang Pajak

Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More

4 hours ago

Permata Bank Bidik Pertumbuhan Kartu Kredit 20 Persen dari Travel Fair 2026

Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More

4 hours ago

Permata Bank Pede Kredit Konsumer Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Bank optimistis kredit konsumer tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, dengan prospek… Read More

4 hours ago