Ekonomi dan Bisnis

Pendapatan Hankook Tire Tumbuh 8,4 Persen di Kuartal II 2025

Jakarta – Perusahaan ban global, Hankook Tire & Technology (Hankook Tire) membukukan pendapatan gabungan sebesar KRW 5,37 triliun pada kuartal II 2025, dengan laba operasional mencapai KRW 353,6 miliar. Angka ini merupakan hasil konsolidasi kinerja Hanon Systems yang resmi masuk laporan keuangan Hankook sejak kuartal I 2025 pasca akuisisi.

“Mulai kuartal kedua dan seterusnya, beban penyusutan dan amortisasi terkait Purchase Price Allocation (PPA) juga telah dicatat,” ungkap manajemen dalam keterangan resminya, Selasa (19/8).

Dari sisi bisnis ban, Hankook mencatat peningkatan pendapatan 8,4 persen year-on-year (yoy) menjadi KRW 2,51 triliun di kuartal II 2025. Pertumbuhan pendapatan ini didorong oleh permintaan kuat pada ban pengganti (replacement tire) dan ban original equipment (OE) di pasar global, serta kontribusi produk bernilai tambah tinggi.

Baca juga: Pendapatan Premi MPMInsurance Turun 21 Persen Jadi Rp125 Miliar di Juni 2025, Ini Penyebabnya

Meski demikian, laba usaha turun 17,5 persen menjadi KRW 346,4 miliar akibat kenaikan harga bahan baku, biaya logistik, dan tarif suku cadang otomotif di Amerika Serikat.

Sementara itu, di segmen manajemen termal, Hanon Systems mencatat pendapatan KRW 2,86 triliun, naik 11,7 persen yoy.

Laba operasionalnya mencapai KRW 64,3 miliar, terkoreksi 10,2 persen dibanding tahun lalu, tetapi tumbuh signifikan 205,1 persen secara kuartalan berkat efisiensi operasional dan strategi berkelanjutan.

Baca juga: AI Diprediksi Mampu Dongkrak Pendapatan Sektor Manufaktur hingga Rp570 Triliun

Hankook juga menguatkan posisinya di segmen ban kendaraan listrik (EV). Pada semester I 2025, ban EV menyumbang 24 persen dari penjualan ban original equipment (OE) untuk PCLT, naik 7 poin persentase dibanding tahun sebelumnya.

“Peningkatan ini sekaligus memperkuat posisi kompetitif Hankook Tire di pasar kendaraan listrik yang terus berkembang,” jelas manajemen.(*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

7 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

7 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

7 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

8 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

8 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

8 hours ago