Jakarta – Tingkat belanja masyarakat Bali dan Nusa Tenggara terus mengalami peningkatan pasca kembali pulihnya sektor pariwisata. Mandiri Spending Index mencatat pada awal Maret 2022 tingkat belanja wilayah Bali & Nusa Tenggara mencapai 63,6, tertinggi sejak 2 tahun lalu.
“Beberapa hal berkontribusi pada kenaikan ini, seperti pembukaan kembali pintu internasional ke Bali sejak awal Februari 2022, di mana perhelatan MotoGP Mandalika berdampak sangat signifikan pada kenaikan kunjungan masyarakat di NTB dan Bali,” jelas Spokeperson Head of Mandiri Institute Teguh Yudo Wicaksono pada keterangannya, Jumat, 25 Maret 2022.
Sebelumnya, uji coba MotoGP di Sirkuit Mandalika dilakukan pada 11-13 Februari 2022. Balapan MotoGP juga sudah digelar pada 16 – 18 Maret lalu. Rentetan event ini dinilai mampu meningkatkan tingkat belanja masyarakat Bali dan Nusa Tenggara yang memang lesu sejak sektor pariwisata ditutup akibat pandemi.
Menurut Hasil Riset Mandiri Institute terkait Belanja Masyarakat juga menyebutkan pelonggaran mobilitas yang berimbas pada meningkatnya belanja di pusat perbelanjaan (department stores, supermarket, atau restoran). Teguh memperkirakan, tren belanja akan terus tinggi didukung periode musiman Ramadan dan Lebaran, baik yang dilakukan secara onsite maupun lewat belanja online.
Di sisi lain, belanja yang selalu tertekan setiap ada kenaikan kasus dan pembatasan mobilitas, seperti fesyen, kembali meningkat dan mulai berada di sekitar level prapandemi. Hal ini dinilai bisa meningkatkan tingkat belanja masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More