Nusa Dua–Pemerintah mengeluarkan surat utang berdenominasi dolar (global bonds) senilai USD3,5 miliar yang merupakan bagian dari global medium term notes senilai USD50 miliar. Penerbitan global bonds yang merupakan langkah prefunding anggaran di 2017 ini mengalami kelebihan permintaan 3,4 kali.
Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kemenkeu Robert Pakpahan menyebut, bahwa transaksi ini dilakukan pada 1 Desember 2016 lalu. Dia mengaku, meski keadaan ekonomi global sedang mengalami ketidakpastian, global bonds yang ditrbitkan pemerintah ini diterima dengan baik oleh investor.
Global bonds yang diterbitkan pemerintah ini dibagi menjadi tiga tenor yaitu 5 tahun sebesar USD0,75 miliar (RI0122), 10 tahun sebesar USD 1,25 miliar (RI0127) dan 30 tahun sebesar USD1,50 miliar (RI0147).
“Tenor lima tahun dengan nilai kupon 3,70%, sedangkan tenor 10 tahun dengan kupon 4,35% dan 30 tahun USD 5,” sebut Robert di Nusa Dua.
Meskipun dalam kondisi yang sedang mengalami volatilitas, sebutnya, investor memberikan tanggapan positif kepada penerbitan global bonds ini. Karena itu, yield yang didapat pemerintah lebih rendah dibandingkan dengan imbal hasil pertama yang ditawarkan. Awalnya, global bonds yang diterbitkan pemerintah dengan tenor 5 tahun memiliki kupon 4%, sedangkan 10 tahun dan 30 tahun memiliki kupon 4, 75% dan 5,70%. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BNI bagikan dividen Rp13,03 triliun atau Rp349,41 per saham, setara 65% dari laba… Read More
Poin Penting Jadwal libur bank saat Lebaran 2026 berlangsung bersamaan dengan rangkaian libur Nyepi dan… Read More
Poin Penting Program prioritas MBG dan KDMP tetap berjalan tanpa pemangkasan anggaran. Efisiensi dialihkan ke… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup naik 1,14% ke level 7.102,20, hampir seluruh sektor menunjukkan… Read More
Poin Penting BEI menetapkan libur bursa selama lima hari kerja pada 18–24 Maret 2026 terkait… Read More
Poin Penting Investor berpengalaman melihat penurunan harga aset kripto sebagai kesempatan membeli aset undervalued, terutama… Read More