Jakarta–Guna meredam harga tanah yang terus mengalami peningkatan, pemerintah berencana akan membentuk bank tanah atau land bank yang ditargetkan akan beroperasi pada 2017 mendatang.
Menteri Agraria dan Tata Ruang-Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) Sofyan Djalil mengatakan, harga tanah yang dilepas di pasar mengalami kenaikan yang sangat tinggi, sehingga dengan adanya bank tanah maka harganya dapat lebih terkontrol.
(Baca juga: Harga Tanah Mahal, Perumnas Bangun Rumah Vertikal)
“Kami akan buat Peraturan Pemerintah (PP) pembentukan bank tanah, nanti bank tanah ini institusi yang mengelola tanah di bawah Kementerian ATR/BPN, Insya Allah beroperasi 2017,” ujar Sofyan, Jakarta, Rabu, 14 Desember 2016. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BEI lakukan suspensi sementara perdagangan efek terhadap emiten yang belum memenuhi ketentuan free… Read More
Poin Penting IHSG babak belur di sesi I, anjlok 5,31 persen ke level 7.887,16, seiring… Read More
Poin Penting Januari 2026 terjadi deflasi 0,15 persen (mtm), dengan IHK turun menjadi 109,75, berbalik… Read More
Poin Penting Neraca perdagangan Indonesia Desember 2025 mencatat surplus USD2,51 miliar, memperpanjang rekor surplus menjadi… Read More
Poin Penting BPS mencatat impor Indonesia Januari-Desember 2025 naik 2,83% menjadi USD241,86 miliar. Impor barang… Read More
Poin Penting AEI mendukung penuh agenda reformasi pasar modal pemerintah untuk memperkuat struktur, kredibilitas, dan… Read More