Headline

Pemerintah Targetkan Bank Tanah Beroperasi 2017

Jakarta–Guna meredam harga tanah yang terus mengalami peningkatan, pemerintah berencana akan membentuk bank tanah atau land bank yang ditargetkan akan beroperasi pada 2017 mendatang.

Menteri Agraria dan Tata Ruang-Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) Sofyan Djalil ‎mengatakan, harga tanah yang dilepas di pasar mengalami kenaikan yang sangat tinggi, sehingga dengan adanya bank tanah maka harganya dapat lebih terkontrol.

(Baca juga: Harga Tanah Mahal, Perumnas Bangun Rumah Vertikal)

“Kami akan buat Peraturan Pemerintah (PP) pembentukan bank tanah, nanti bank tanah ini institusi yang mengelola tanah di bawah Kementerian ATR/BPN, Insya Allah beroperasi 2017,” ujar Sofyan, Jakarta, Rabu, 14 Desember 2016. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Ancaman Krisis dan Bank Kecil Mana Bakal Dilahap Asing?

Oleh Karnoto Mohamad, Wakil Pemimpin Redaksi Infobank DALAM Kalender Tiongkok, masyarakat memasuki Tahun Shio Kuda… Read More

10 mins ago

BSI Luncurkan Hasanah Card Contactless, Bidik 100 Ribu Nasabah Baru

Poin Penting BSI meluncurkan Hasanah Card Contactless bekerja sama dengan Mastercard dan menargetkan 100 ribu… Read More

25 mins ago

POJK 36/2025 Dorong Dokter Jadi Pilar Tata Kelola Asuransi Kesehatan

Poin Penting POJK 36/2025 jadi tonggak tata kelola asuransi kesehatan, karena untuk pertama kalinya menempatkan… Read More

1 hour ago

IHSG Hari Ini (2/2) Dibuka Melemah 0,36 Persen ke Posisi 8.299

Poin Penting IHSG dibuka turun 0,36 persen ke level 8.299,82 dengan nilai transaksi Rp814,38 miliar;… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (2/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Stagnan

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stabil pada Senin, 2 Februari 2026,… Read More

2 hours ago

Setelah MSCI, Pergerakan IHSG Pekan Ini Bakal Dipengaruhi Sentimen Berikut

Poin Penting Pasar menanti rilis pertumbuhan ekonomi full year 2025 yang diperkirakan di kisaran 5,1–5,2… Read More

2 hours ago