Jakarta–Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kabarnya proteksionis dinilai akan membuat volume perdagangan dan investasi global akan menurun. Namun, pemerintah tetap optimis imbas dari kebijakan Donald Trump tidak besar ke Indonesia.
Hal tersebut diakui Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution. Menurutnya, bila Trump mengeluarkan kebijakan proteksionis perdagangannya, Indonesia juga akan terdampak. Meski demikian, dampak yang ditimbulkan tidak signifikan.
“Kita bukan saingan utama bagi Amerika. Ekspor kita juga bukan saingan utama bagi Amerika. Tetapi (kalau AS proteksionis) ada dampaknya,” ujar Darmin dalam acara Infobank 100 Fastest Growing Company Awards 2017 di Hotel Le Meridien, Jakarta Selatan, Kamis, 26 Januari 2017.
Ia sendiri menilai Trump sulit menggenjot perekonomian dalam negerinya bila menerapkan kebijakan proteksionis terhadap perdagangan global. Sebab bila demikian, maka usaha yang ada di Negeri Paman Sam tersebut akan sulit berkembang. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More