News Update

Pemerintah Tak Khawatir Dengan Kebijakan Donald Trump

Garmen misalnya, Darmin menyebut bahwa produk pakaian AS akan lebih mahal. Sebab selama ini, AS bergantung pada impor kapas. Bila kapas diproduksi dalam negeri, harganya akan mahal mengingat komoditas kapas di AS sulit dikembangkan.

(Baca juga: Pemerintah Pantau Kebijakan Trump)

“Misalnya kemeja dia buat harganya USD15 sampai USD20, dia jungkir balik tidak bisa mikir (untuk kemeja dengan harga tersebut). Tidak bisa,” tegasnya.

Menurutnya, untuk satu produk pakaian yang dihasilkan oleh AS, harganya akan mencapai hingga USD40. Harga kapas ditambah upah tenaga kerja yang mahal akan membuat harga jual produk pakaian di AS tinggi.(*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Page: 1 2

Dwitya Putra

Recent Posts

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

9 hours ago

Biaya Haji Berpotensi Melonjak Imbas Tekanan Global, Ini Usulan Maskapai

Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More

10 hours ago

Ancaman Siber Naik Level, Kaspersky Dorong Perusahaan Terapkan SOC Berbasis AI

Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More

10 hours ago

Dana Perlindungan Pemodal Masih Rendah, SIPF Hadapi Sejumlah Tantangan

Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More

10 hours ago

Konflik Timteng Berisiko Ganggu Internet Global? Ini yang Harus Dilakukan Pelaku Bisnis

Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More

10 hours ago

Bukan Soal Investasi Keamanan Siber, Ini Penyebab Data Nasabah Masih Rawan Dibobol

Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More

10 hours ago