“Kita berharap penggunaan dana ini akan meningkatkan status desa berkembang menjadi desa mandiri, dan desa tertinggal dapat menjadi desa berkembang. Jadi kelak tidak akan ada lagi desa tertinggal,” tuturnya.
Di tempat yang sama, President Director Sucor Sekuritas, Nicolaos Oentung mengungkapkan, pemberdayaan ekonomi saat ini dinilainya sudah berhasil dan pihaknya mendukung atas kebijakan tersebut.
“Berdasarkan hasil penelitian tim Sucor Sekuritas, inisiatif pemberdayaan perekonomian pedesaan ini mulai membuahkan hasil. Sudah banyak BUMDes yang meraup laba seperti yang ditargetkan pemerintah. Sucor Sekuritas meyakini kesuksesan program BUMDes ini akan berdampak pada meningkatnya daya beli masyarakat pedesaan,” ungkap Nicoulas.
Ia menambahkan, ekonomi pedesaan juga pasti akan mempengaruhi perkembangan perekonomian nasional secara keseluruhan bagi masyarakat Indonesia dan tidak hanya di pedesaan namun juga diperkotaan. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More
Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 2,08 persen ke level 7.935,26. Sebanyak 646 saham terkoreksi, dengan… Read More
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting BSI mencatat pertumbuhan lebih dari dua juta nasabah baru sepanjang 2025, didorong minat… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More