News Update

Pemerintah Pastikan Laksanakan Tax Amnesty Jilid II

Jakarta – Pemerintah berencana menjalankan program pengampunan pajak atau tax amnesty jilid II. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun memastikan, pembahasan tersebut akan segera dilakukan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) dalam waktu dekat.

“Terkait KUP, tax amnesty dan lainnya, ini pembahasannya segara di DPR. Ini segera kita update setelah pembahasan dengan DPR,” ujar Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal dalam konferensi pers virtual, Selasa 25 Mei 2021.

Dirinya menjelaskan, rencana tax amnesty jilid II ini masuk dalam pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Ketentuan Umum Perpajakan (KUP) yang saat ini juga sudah masuk dalam program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2021.

Revisi beleid RUU KUP sendiri rencananya juga akan memuat sejumlah aturan perpajakan, mulai dari Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), cukai, hingga pengampunan pajak.

Sementara itu, dikonfirmasi sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pembahasan tax amnesty jilid II akan dilakukan secara terpisah dan mendetail dengan DPR. Pihaknya meminta untuk menunggu detail rencana kebijakan ini setelah dibahas bersama DPR.

“Kemarin Bu Menteri di DPR sudah sampaikan bahwa pokok-pokok perubahan dan pembahasan detail rincian itu nanti kami bahas dengan pembahasan di DPR,” pungkas Yon Arsal.

Sebagai informasi saja, wacana Tax amnesty jilid kedua kembali bergulir di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Langkah tax amnesty ini dinilai bisa mendorong penerimaan perpajakan yang  tertekan akibat pandemi COVID-19. (*)

Suheriadi

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

1 hour ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

2 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

3 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

4 hours ago