Pemerintah Kucurkan Rp3,53 T untuk PON XX dan Peparnas XVI 2021 di Papua

Jakarta – Pemerintah terus mendorong pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI yang berlokasi di Papua dengan menyediakan pembangunan infrastruktur. Kementerian Keuangan sendiri telah menyiapkan anggaran sebesar Rp3,53 triliun yang disalurkan kepada 8 kementerian/lembaga secara bertahap mulai 2018 sampai 2021.

Anggaran jumbo ini memang bertujuan untuk memfasilitasi percepatan dukungan teknis penganggaran yang diperlukan oleh kementerian/lembaga/daerah/instansi terkait. Selain itu, anggaran ini juga dipergunakan untuk mempercepat hibah barang milik negara (BMN) prasarana dan sarana pertandingan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Papua.

“Dari Rp3.535,4 miliar dana APBN yang telah disebutkan sebelumnya, sebesar Rp1.747,8 miliar disalurkan kepada Kementerian PUPR untuk mendukung pembangunan beberapa sarana dan prasarana event atau Barang Milik Negara (BMN) diantaranya adalah pembangunan venue, jalan, sanitasi, drainase, dan prasarana lainnya,” jelas Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Ditjen Anggaran Purwanto, pada keterangannya 8 Oktober 2021.

Adapun BMN yang rencananya akan dihibahkan Kementerian PUPR untuk kepada Pemerintah Daerah di Provinsi Papua yakni Arena aquatic, Istora Papua Bangkit, Arena Cricket, Hockey Indoor dan Outdoor, Kawasan Kampung Harapan, Kawasan Doyo Baru, Arena Sepatu Roda, Arena Panahan, Arena Dayung, Sistem Drainase Kabupaten Jayapura, dan Sanitasi. Nilai seluruh BMN dimaksud sebesar Rp1.350,67 miliar.

Pemerintah berharap penyelenggaraan PON XX Papua dan Peparnas XVI akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Papua. Selain itu, pembangunan infrastruktur utama dan pendukung pada event tersebut diharapkan memberikan manfaat sosial ekonomi kepada masyarakat Papua dan sekitarnya, tidak hanya untuk pelaksanaan PON melainkan juga secara jangka panjang. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

2 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

3 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

4 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

4 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

5 hours ago