Analisis

Pemerintah Kejar Infrastuktur Komunikasi Guna Tingkatkan Inklusi Keuangan

Jakarta- Pemerintah terus mengejar pencapaian indeks inklusi keuangan hingga mencapai 75% hingga tahun 2019 mendatang. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah ialah dengan membangun dan mengembangkan infrastruktur di bidang komunikasi guna semakin memudahkan masyarakat mengakses layanan keuangan.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan, infrastuktur dibidang komunikasi sangat menunjang program inklusi keuangan pada masa mendatang.

“Kalau akses 4G sudah dapat diakses 50 persen dari wilayah Indonesia, ini akan bisa membantu program keuangan inklusi kita,” ungkap Agus setelah menghadiri Rapat Koordinasi Inklusi Keuangan di Kantor Kementrian Koordinator Perekonomian Jakarta, Kamis 4 Januari 2018.

Sementara ditemui di tempat yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan, saat ini baru 42 .000 desa yang menikmati layanan 4G.

“Saat ini layanan 4G yang tersebar di pedesaan baru mencapai 50%. Atau sekitar 42 .000 desa yang menikmati layanan 4G. Sementara layanan 3G sebanyak 62.000 desa atau 75% dari total pedesaan,” jelas Rudiantara.

Pihaknya mengaku akan mengejar pembangunan Palapa Ring barat yang diperkirakan rampung kuartal pertama tahun ini. Dirinya juga optimis penyelesaian keseluruhan Palapa ring dapat selesai pada 2019 mendatang.

“Pertama kita selesaikan Palapa ring barat, nanti menyusul Palapa Ring Tengah. Kalau Palapa Ring Timur masih lama, karena memang di Papua itu masih banyak yang belum ada infrastrukturnya,” ungkap Rudiantara.

Dirinya berharap rampungnya program pemerintah tersebut dapat membantu meningkatkan angka inklusi keuangan secara langsung.

Suheriadi

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

3 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

4 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

4 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago