News Update

Defisit Anggaran Naik, Pemerintah Harus Bijak Kelola Utang

Dirinya menambahkan, untuk menutup defisit, jalan lain yang bisa ditempuh memang berutang. Namun, pemerintah juga lagi-lagi harus melihat kemampuan untuk membayar. Negara dianggap mampu membayar utang, ketika sumber-sumber pembiayaan tersebut berasal dari penerimaan pajak. Sayangnya, penerimaan pajak sudah diplot untuk membiayai belanja APBN.

“Buktinya masih kurang juga, karena belanjanya lebih besar daripada penerimaan. Jadi lebih besar pasak daripada tiang. Lalu bagaimana membayar utangnya?,” kata Ahmad.

Baca juga: Investasi SDM Jadi Alasan Pemerintah Tingkatkan Utang

Ia mengingatkan, pemerintah harus melihat lagi tingkat keamanan membayar utang. Tidak hanya sekedar membandingkan rasionya terhadap PDB, tetapi juga kemampuan membayar utang. “Kemudian bagaimana Indonesia memegang surat utang negara lain. Kan bank sentral biasanya memegang surat utang negara lain, tapi itu harus dilihat berapa kita punya. Contohnya Malaysia pegang surat utang Yunani. Kalau kita mungkin AS,” kata dia.

Ahmad menambahkan, solusi untuk pemerintah ialah harus bersedia mereformasi perpajakan. Salah satunya, ekstensifikasi pajak dan cukai. “Cukai kan selama ini dikenakan ke industri tembakau, alkohol. Kalau di luar negeri, kita beli AC, beli kulkas, beli motor, itu kena cukai karena barang-barang tersebut tidak ramah lingkungan. Nah sekarang bisa nggak pemerintah cari barang yang bisa dikenakan cukai sesuai dengan filosofisnya. Kita belum pernah ekstensifikasi cukai. Itu potensi,” tutup Ahmad. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

6 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

7 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

7 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

8 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

8 hours ago

Danamon Bidik Kredit Konsumer Tumbuh Double Digit pada 2026

Poin Penting Kredit konsumen Bank Danamon tumbuh double digit di 2025, mencapai sekitar 12–15 persen,… Read More

8 hours ago