Moneter dan Fiskal

Pemerintah Bakal Tarik Utang Baru Rp781,86 Triliun pada 2026

Jakarta – Pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 berencana menarik utang baru sebesar Rp781,86 triliun. Hal ini tertuang dalam Buku II Nota Keuangan Beserta RAPBN 2026.

Dalam RAPBN 2026, pembiayaan utang direncanakan senilai Rp781,86 triliun yang akan dipenuhi melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan pinjaman.

Secara rinci, pembiayaan utang berasal dari SBN yang akan dipenuhi melalui penerbitan Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara sebesar Rp585,06 triliun. 

Baca juga: Utang Luar Negeri Perbankan RI Naik Jadi USD33,99 Miliar per Juni 2025

Sementara, pembiayaan utang melalui penarikan pinjaman neto sebesar Rp32,67 triliun yang terdiri dari pinjaman dalam negeri neto dengan minus Rp6,53 triliun dan pinjaman luar negeri neto Rp39,21 triliun.

Kenaikan Dibanding 2025

Adapun penarikan utang baru pada 2026 tersebut naik 9,28 persen dibandingkan outlook 2025 yang sebesar Rp715,45 triliun.

Baca juga: OJK Ungkap Lonjakan Utang Paylater Perbankan: Hampir Rp23 Triliun!

Dalam dokumen RAPBN disebutkan bahwa kebijakan pembiayaan utang tahun 2026 diarahkan sebagai instrumen penguatan counter cyclical yang dikelola secara prudent dan sustainable.

“Pemerintah senantiasa mengelola utang secara prudent, terukur, dan terarah, dengan tetap menjaga risiko pada tingkat yang terkendali,” tulis Buku II Nota Keuangan, dikutip, Senin, 25 Agustus 2025. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Kredit Macet, Bisnis Gagal atau Niat Jahat? OJK Harus Berada di Depan Bank

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More

11 hours ago

KPK Mencari “Pepesan Kosong” Dana Non Budgeter-Iklan Bank BJB, Terus Berputar-putar “Dikaitkan” Ridwan Kamil-Aura Kasih

Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More

11 hours ago

BSI Gandeng Kadin Dorong UMKM Naik Kelas

Poin Penting BSI menggandeng Kadin untuk mendorong UMKM lokal naik kelas melalui sinergi pembiayaan, pembinaan,… Read More

11 hours ago

Bos Danantara Bantah Isu Perombakan Direksi Himbara

Poin Penting CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan hingga saat ini tidak ada pembahasan terkait rencana… Read More

17 hours ago

Purbaya Yakin IHSG Senin Pekan Depan Dibuka Tanpa Gejolak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pembukaan IHSG pekan depan tidak terganggu meski sejumlah… Read More

17 hours ago

OJK–BEI Siap Berunding dengan MSCI Senin (2/2), Transparansi Free Float Jadi Fokus

Poin Penting BEI dan OJK dijadwalkan bertemu MSCI secara daring pada 2 Februari 2026 untuk… Read More

17 hours ago