Snapshot

Pembukaan Perdagangan Perdana Bursa EfeK Indonesia 2025

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan sambutan saat pembukaan perdagangan saham 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta,
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) bersama Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman (dari kiri), Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Investasi & Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, Pj. Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi, dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, & Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi saat pembukaan perdagangan saham 2025 di Jakarta, Kamis 2 Januari 2025.

Dalam sambutannya, Sri Mulyani menyampaikan dukungan pemerintah terhadap pasar modal Indonesia melalui penyempurnaan kerangka pengaturan di sektor keuangan. Ini mencakup penyelesaian produk turunan dari UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK), serta implementasi pajak karbon dan regulasi batas emisi sektoral untuk mendorong pengembangan bursa karbon. Sementara itu, pada pembukaan perdagangan saham 2025, IHSG dibuka hijau dengan menguat 30,21 poin (0,43%).

M Zulfikar

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

3 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago