News Update

Pembiayaan Bermasalah Panin Dubai Syariah Melonjak

Jakarta – PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk mengalami penurunan kualitas pembiayaan. Di mana pada Kuartal III 2017 rasio pembiayaan bermasalah atau Non Performing Finance (NPF) perseroan melonjak menjadi 4,46 persen (gross) dari 2,87 persen di September 2016.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Operasional Bank Panin Dubai Syariah Edi Setijawan, di Jakarta, Selasa, 19 Desember 2017. Menurutnya, peningkatan NPF tersebut sejalan dengan kondisi perekonomian yang berpengaruh dibeberapa sektor industri.

“Panin Dubai Syariah mengalami penurunan kualitas pembiayaan sejak awal kuartal II 2017 yang ditandai dengan penurunan kualitas pembiayaan beberapa account dalam klasifikasi NPF yang dikontribusikan oleh pengaruh perkembangan ekonomi,” ujarnya.

Selain NPF gross, lanjut dia, NPF nett juga mengalami peningkatan per September 2017 yag tercatat menjadi 3,98 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar 1,86 persen. Namun demikian, kondisi pembiayaan macet tersebut masih dibawah dari ketentuan regulator yang dipatok sebesar 5 persen.

Edi mengatakan, untuk menekan rasio pembiayaan bermasalah tersebut, perseroan sudah mengantisipasinya melalui penanganan khusus oleh focus team (special asset management) dan pembentukan pencadangan sesuai dengan yang dibutuhkan perseroan untuk menjaga NPFnya.

“Tingkat pencadangan yang dibentuk cukup konservatif sepanjang 2017 hingga September tahun ini,” ucapnya.

Ke depan, lanjut dia, inisiatif yang akan dilakukan perseroan diantaranya dengan penguatan fungsi-fungsi strategis melalui new management team, pengembangan infrastruktur khususnya implementasi new core banking system, implementasi prudential financing dalam pengelolaan risiko pembiayaan, cost efficiency dan recovery plan untuk pembiayaan bermasalah. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BBRI, ARCI hingga BUVA

Poin Penting IHSG berpeluang menguat untuk menguji level 9.030–9.077, namun investor diminta waspada potensi koreksi… Read More

40 mins ago

Update Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Senin, 12 Januari 2026

Jakarta – Harga emas untuk produk Galeri24 dan UBS yang diperdagangkan pada Senin, 12 Januari 2026 di… Read More

1 hour ago

Catatan HUT ke-47 Infobank: Lazy Bank, Kriminalisasi Kredit Macet, dan Ujian Akhir Disiplin Fiskal

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para… Read More

5 hours ago

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp5 Triliun

Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More

14 hours ago

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

20 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

21 hours ago