News Update

Pelindo III, Top 35 Dalam Inovasi Pelayanan

Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) (Pelindo III) meraih penghargaan Top 35 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2016 pada ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi oleh Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi memberikan langsung penghargaan tersebut kepada Pelindo III. Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Keuangan Saefudin Noer pada acara Rakornas Kepegawaian di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis 26 Mei 2016.

Penghargaan tersebut diberikan atas prestasi Pelindo III dalam mengelola Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, sehingga dapat menjadi pionir modernisasi terminal penumpang kapal laut di Indonesia.

Asdep Perumusan Kebijakan Inovasi dan Sistem Informasi Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Muhammad Imanuddin, pada keterangan tertulisnya menjelaskan, kompetisi inovasi tersebut merupakan wujud dari Program One Agency, One Innovation yang mewajibkan kementerian, lembaga, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta BUMN/BUMD untuk menciptakan minimal satu inovasi pelayanan publik pada setiap tahunnya. Kompetisi serupa juga digelar secara international oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yaitu United Nation Public Services Award (UNPSA). Dalam daftar peraih penghargaan Top 35 itu terdapat 3 kementerian, 2 lembaga, 8 provinsi, 14 kabupaten, 5 kota, 3 BUMN/BUMD. Pada penyelenggaraan tahun ini menjadi tahun yang pertama untuk keikutsertaan BUMN/BUMD.

Saefudin Noer mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penghargaan yang diterima oleh Pelindo III tersebut. “Apresiasi ini semakin mendorong Pelindo III untuk lebih mengoptimalkan lagi pelayanan yang diberikan. Tidak hanya kepada para pengguna jasa logistik, tetapi juga pada masyarakat penumpang kapal laut yang berangkat dan tiba di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola Pelindo III,” ujarnya.

Inovasi Pelindo III, lanjut Saefudin,  menjadikan Terminal GSN sebagai terminal penumpang kapal laut pertama di Indonesia yang memiliki fasilitas garbarata dan juga ruang tunggu yang senyaman lounge pada bandara-bandara utama di Indonesia. Dengan fasilitas tersebut, Terminal GSN juga sudah rutin menerima kunjungan turis kapal pesiar internasional yang sandar di Pelabuhan Tanjung

Pelindo III juga mengoptimalkan infrastruktur kepelabuhannya itu (Terminal GSN) untuk penyelenggaraan kegiatan pariwisata maritim yang disebut Surabaya North Quay. “Kini warga Surabaya memiliki destinasi wisata baru untuk menikmati pemandangan sunset perairan Selat Madura. Sekaligus juga menjadi wahana edukasi potensi maritim bagi warga. Karena dapat melihat langsung dengan aman, kesibukan aktivitas logistik di Pelabuhan Tanjung Perak sebagai gerbang perekonomian untuk kawasan timur Nusantara,” tandasnya.(*)

Apriyani

Recent Posts

OJK Dukung Rencana Purbaya Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting OJK menyatakan akan mengikuti dan mendukung keputusan akhir Kementerian Keuangan terkait rencana pengambilalihan… Read More

12 mins ago

Asing Net Sell Rp1,77 Triliun, Saham BMRI, BBRI, dan ANTM Paling Banyak Dilego

Poin Penting Net foreign sell tembus Rp1,77 triliun, didominasi sektor keuangan (perbankan besar) dan energi,… Read More

36 mins ago

Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan dengan Iran, Ini Syaratnya

Poin Penting: Presiden AS Donald Trump menetapkan gencatan senjata dua pekan sebagai hasil komunikasi dengan… Read More

42 mins ago

Mirae Asset Sebut Tekanan Eksternal Masih Bayangi IHSG dan Rupiah

Poin Penting Sentimen risk-off masih dominan, terlihat dari IHSG yang sempat turun di bawah 7.000… Read More

55 mins ago

Cadangan Devisa Indonesia Menyusut jadi USD148,2 Miliar, Ini Penjelasan BI

Poin Penting Cadangan devisa RI turun menjadi USD148,2 miliar per Maret 2026 dari USD151,9 miliar… Read More

1 hour ago

Nasib Gaji ke-13 ASN 2026 Belum Pasti, Menkeu Purbaya: Masih Dipelajari

Poin Penting: Pemerintah masih mengkaji apakah gaji ke-13 ASN akan terkena efisiensi anggaran. Keputusan final… Read More

1 hour ago