“Kami harap dengan kerja sama yang positif ini, BNI Syariah sebagai Hasanah Lifestyle Banking dapat memberikan kemudahan bagi nasabah Pegadaian yang saat ini mencapai lebih dari 700 ribu orang melalui layanan transaksi finansial secara syariah,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Direktur Utama Pegadaian, Riwinandi mengatakan, bahwa layanan nontunai di Pegadaian Syariah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam menjamin keamanan bertransaksi. Di mana risiko-risiko seperti perampokan pada nasabah akan teratasi.
“Kami berhrap kerja sama ini dapat diperluas sehingga nasabah Pegadaian Syariah dan BNI Syariah semakin mendapatkan layanan yng semakin baik dan berdampak pada peningkatan kinerja kedua belah pihak,” ucapnya. (*)
(Baca juga: Pembiayaan Konsumer Dominasi Bisnis BNI Syariah)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More