Jakarta–PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menargetkan pada tahun ini dapat mengaet 100 lembaga jasa keuangan yang akan tergabung dalam layanan biro kredit swasta yang telah diresmikan pada hari ini di Bursa Efek Indonesia.
“Kita targetkan pada akhir ini 100 peserta,” ungkap Ronald T. Andi Kasim, Direktur Utama Pefindo Biro di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 8 Mei 2017.
Ia menambahkan, saat ini sudah terdapat beberapa pelaku fintceh, multifinance dan bank yang mendaftarkan diri menjadi anggota. “Multifinance yang banyak ada 50-an, terus yang fintech sekitar 20-an. Dan yang lagi di pipeline ini banyak bank-bank besar ada skitar 25,” jelas Ronald.
Menurutnya, saat ini pihaknya telah memfokuskan untuk memberikan pengkreditan pada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dimana yang belum mendapatkan akses perbankan menjadi fokus utama. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More