“Jadi kan sekarang kita fokusnya ini kan untuk memberikan infomasi terkait para debitur yang sudah ada di sistem perbankan Indonesia termasuk umkm. Langkah selanjutnya, tantangannya adalah bagimana dengan umkm, masyarakat atau perusahaan lain yg blm masuk di sistem perbankan. Nah yang istilahnya masih unbankable. Ini yang kita giatkan kumpulan data-data dari pipeline, termasuk data dari Telkom dan lain,” jelas Ronald.
Baca juga: Pefindo Biro Kredit Klaim Dorong Efisiensi Industri
Hingga saat ini Pefindo Biro Kredit telah menghimpun lebih dari 55 anggota dari kalangan lembaga keuangan dan sekitar 18 perusahaan berbasis teknologi finansial (fintech) untuk bergabung menjadi anggota dan mitra kerja sama.
Ronald menargetkan para pelaku layanan jasa keuangan dapat segera terdaftar pada akhir tahun ini. “Kita targetkan sebelum akhir tahun ini sudah terdaftar lah,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More
Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More
Poin Penting BSI menggandeng Kadin untuk mendorong UMKM lokal naik kelas melalui sinergi pembiayaan, pembinaan,… Read More