Pasarkan Motor Listrik, BIKE Pede Revenue Tahun Depan Naik 2x Lipat

Jakarta – PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) atau SBI terus berupaya memperkuat positioning sebagai salah satu market leader di industri penjualan sepeda. BIKE membidik revenue sekitar Rp250 miliar hingga akhir 2022. Tahun depan, revenue ditargetkan bisa meningkat dua kali lipat, hingga Rp500 miliar, dengan laba sebesar Rp40 miliar.

Hingga kuartal III-2022, pemegang merek Genio dan distributor terbesar brand United dan Avand ini sudah membukukan penjualan sekitar Rp170 miliar, dengan capaian laba bersih sekitar Rp22 miliar. Di tengah tren bersepeda yang melandai, perseroan masih mampu menjaga pertumbuhan pendapatan dan laba. Pencapaian ini tidak lepas dari strategi yang diterapkan BIKE.

BIKE memperluas jaringan area distribusi, di mana saat ini perseroan sudah memiliki 684 dealer yang terbesar di 28 provinsi di Indonesia. Selain itu, BIKE juga memperluas segmen dengan produk yang lebih bervariasi, seperti masuk ke segmen sepeda listrik.

“Kendaraan listrik semakin digemari. eMoped dan eBike makin tumbuh penjualannya. Dengan produk-produk United, SBI ada di posisi yang baik untuk menggarap segmen tersebut,” ujar Andrew Mulyadi, Presiden Direktur BIKE dalam Public Expose PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk yang digelar di Alam Sutera, Tangerang, Rabu, 9 November 2022.

Untuk merealisasikan target tahun depan, perseroan menjalin kerjasama dengan PT Terang Dunia Internusa, pabrikan United E-Motor (motor listrik). SBI akan berperan sebagai distributor produk United E-Motor. Melalui penandatanganan MoU kerjasama tersebut, tahun depan PT Terang Dunia Internusa akan memproduksi 12.000 unit motor listrik untuk dipasarkan jaringan dealer SBI. Saat ini, SBI sudah menyiapkan 11 dealer yang dikhususkan untuk memasarkan produk motor listrik dari United.

“Sekarang sudah ada 11 dealer, ke depan akan bertambah terus,” ujar Andrew. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

KB Bank Andalkan Corporate Banking jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More

7 hours ago

Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Raih Pendapatan Jasa Rp2,79 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More

12 hours ago

Pembiayaan Baru WOM Finance Tembus Rp5,94 Triliun di 2025, Tumbuh 9,35 Persen

Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More

12 hours ago

Kasus Amsal Disorot: Dari Dugaan Mark-Up hingga Implikasi Keuangan Negara

Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More

13 hours ago

RUPS WOM Finance Rombak Pengurus, Kursi Dirut Segera Diisi

Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More

13 hours ago

Pendapatan DCI Indonesia Tumbuh 40,1 Persen Jadi Rp2,5 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More

13 hours ago