News Update

Pantaskah Politisi Duduk di Kursi DK OJK?

Hal serupa juga dikatakan oleh Ekonom Permatabank, Josua Pardede, menurutnya sosok yang paling tepat untuk mengisi jabatan di Dewan Komisioner OJK adalah orang-orang yang punya pengalaman luas di industri keuangan, baik di Industri perbankan, industri keuangan nonbank maupun pasar modal. Minimal lanjutnya sosok tersebut harus pernah berkecimpung 15 tahun di industri keuangan.

“Paling tidak ia sempat mengalami periode buruk di krisis tahun 1998. Hal ini untuk mengantisipasi langkah apa yang harus diambil OJK jika hal tersebut kembali muncul. Selain itu OJK juga harus mendorong kemandirian finansial masyarakat,” jelasnya.

Ia sendiri berharap, nantinya posisi Dewan Komisioner akan diisi oleh orang-orang yang andal di bidangnya masing-masing. “Dibandingkan politisi, saya pikir lebih baik kalangan profesional yang benar-benar mengerti industri ini,” tuturnya.

Baca juga: Mengapa Komisioner OJK Steril dari Orang Partai

Setali tiga uang, Pengamat Perbankan Paul Sutaryono juga menekankan perlunya Pansel DK OJK menambahkan aturan-aturan baru di masa depan. Menurutnya, ke depannya Pansel OJK bisa memasukkan aturan terkait dengan syarat-syarat pencalonan Dewan Komisioner OJK seperti mengutamakan agar calon berasal dari industri keuangan dan tidak masuk sebagai anggota parpol.

Hal tersebut bertujuan agar tidak menjadi hambatan psikologis saat dirinya menjabat sebagai DK-OJK dan menghindari adanya kepentingan kepentingan parpol yang bersifat menguntungkan parpol itu sendiri. “Bisa saja Pansel OJK merekomendasikan tambahan aturan-aturan tersebut,” tegasnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3 4

Dwitya Putra

Recent Posts

BGN Janji Tindaklanjuti Menu MBG Ramadan yang Melenceng dari Anggaran

Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More

17 hours ago

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Januari 2026 Anjlok 14 Persen

Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More

17 hours ago

KSPN Kritik Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih

Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More

18 hours ago

Insentif Ramadan-Lebaran Rp12,8 Triliun, DPR: Jangan Sekadar Stimulus Musiman

Poin Penting Pemerintah gelontorkan insentif Ramadan–Lebaran Rp12,8 triliun untuk jaga daya beli dan dorong konsumsi.… Read More

18 hours ago

Allo Bank Kantongi Laba Rp574 Miliar di 2025, Tumbuh 23 Persen

Poin Penting Allo Bank membukukan laba bersih Rp574 miliar pada 2025, naik 23 persen yoy,… Read More

18 hours ago

Aditya Jayaantara Pejabat OJK yang Tidak Jadi Mundur, tapi Dimutasi

Poin Penting Isu pengunduran diri pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencuat, namun Aditya Jayaantara dipastikan… Read More

18 hours ago