Jakarta–Dari 174 pelamar seleksi calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) yang memenuhi syarat administratif atau kelengkapan dokumen, cuma 107 nama yang diloloskan panitia seleksi yang diketuai oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Sebelumnya, Sri Mulyani menyatakan ada 834 nama pelamar calon anggota DK OJK yang masuk ke panitia seleksi, namun hanya 174 yang melengkapi seluruh dokumen persyaratan.
Baca juga: DK OJK Baru Harus Mampu Antisipasi Krisis Keuangan
Adapun dari 107 nama pelamar yang lolos tahap pertama seleksi yang diumumkan Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota DK OJK Periode 2017-2022, terdapat beberapa nama beken yang sudah malang melintang di industri keuangan, termasuk juga pejabat bank sentral, sampai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Dari rombongan Bank Indonesia ada nama Agusman, Agus Santoso, Ahmad Hidayat, Budianto, Dwityapoetra Soeyasa Besar, Dyah Nastiti K. Makhijani, Pungky Purnomo Wibowo, Untoro. Tidak ketinggalan nama Direktur Eksekutif Komunikasi BI Tirta Segara, juga mantan Deputi Gubernur BI Hendar. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Dari kalangan bankir ada nama-nama seperti Presiden Komisaris Bank Woori Saudara Indonesia Farid Rahman, mantan Direktur BTN Irman Alvian Zahiruddin, Ketua Ikatan Bankir Indonesia dan mantan Dirut Bank Mandiri Zulkifli Zaini, mantan Wadirut Bank Mandiri yang sekarang menukangi Pegadaian Riswinandi.
Tidak ketinggalan juga para elit politik yang menghuni Gedung DPR, Senayan seperti Andreas Eddy Susetyo dari Fraksi PDIP dan Melchias Markus Mekeng dari Fraksi Partai Golkar.
Baca juga: Politisi Diharap Tidak Pimpin OJK
Dari internal OJK juga muncul beberapa nama pejabat teras seperti Irwan Lubis, Boedi Armanto, Dumoly Freddy Pardede, Edy Setiadi, Mulya Effendi Siregar. Sekaligus beberapa nama yang saat ini menjabat Anggota DK OJK, yakni Muliaman D. Hadad, Rahmat Waluyanto, Firdaus Djaelani, Ilya Avianti, Kusumaningtuti S. Soetiono, Nelson Tampubolon dan Nurhaida. (*)


