Jakarta – PT Bank Panin Tbk (PaninBank) memutuskan untuk gabung di jaringan prima. Bank ini melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengenai Co-Branding Flazz, yaitu penerbitan kartu prabayar multiguna BCA dan meresmikan kerjasama jaringan ATM dengan PT Rintis Sejahtera sekaligus menandakan bergabungnya PaninBank dalam Jaringan PRIMA.
Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Presiden Direktur PaninBank Herwidayatmo yang didampingi oleh Direktur Retail Banking PaninBank Ken Ng serta Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja yang didampingi oleh Direktur BCa Santoso dan Presiden Direktur Rintis Sejahtera, Iwan Setiawan.
Kemitraan PaninBank dengan Rintis dengan gabung di jaringan prima bertujuan untuk memperluas jaringan ATM melalui terhubungnya ATM Panin dengan Jaringan PRIMA. Kerjasama jaringan ATM ini memberikan kemudahan bagi seluruh nasabah PaninBank dalam melakukan transaksi tarik tunai, cek saldo, dan transfer antar bank di ATM Jaringan PRIMA, dimana didalamnya termasuk ATM BCA.
Iwan Setiawan mengatakan, dengan adanya kerjasama ini, nasabah BCA juga semakin dimudahkan dalam memenuhi kebutuhan transaksi perbankan karena bisa mengakses ATM Panin. Kini nasabah PaninBank dan BCA dapat bersama-sama menggunakan fasilitas ATM dengan jaringan yang semakin kuat.
Melalui kerja sama ini nasabah PaninBank dapat melakukan transaksi dengan fasilitas ATM yang semakin lengkap melalui lebih dari 97.000 ATM jaringan PRIMA, dimana di dalamnya termasuk lebih dari 1000 ATM Panin yang tersebar di setiap kantor cabang dan berlokasi strategis.
“Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk mendukung strategi bisnis PaninBank dalam meningkatkan layanan transaksi elektronik nasabah, secara aman, efisien dengan tingkat layanan yang tinggi serta meningkatkan potensi utilitas pemanfaatan jaringan PaninBank oleh nasabah bank peserta Jaringan PRIMA,” ujar Iwan di Jakarta, Rabu, 2 November 2016. (Selanjutnya : PaninBank dukung program pemeirntah galakkan transaksi nontunai)
Page: 1 2
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More