Jakarta–PT Bank Panin Tbk (PaninBank) yakin bisa meningkatkan porsi dana murah atau CASA (giro dan tabungan) dari komposisi dana pihak ketiga (DPK) ke level 50 persen. Keyakinan ini dimotori okeh kesuksesan program undian berhadiah Panin Super Bonanza.
Panin Super Bonanza sudah 5 kali dihadirkan perseroan sejak tahun 2012. Tahun lalu, kinerja program undian berhadiah ini dinilai manajemen sangat sukses dengan meningkatnya jumlah tabungan sekitar Rp5 triliun atau naik 17 persen.
“Maka dari itu kita lanjutkan pada tahun ini,” Ujar Herwidayatmo, Presiden Direktur PaninBank dalam Peluncuran Panin Super Bonanza 2017 di Jakarta, Rabu, 1 Maret 2017.
Dengan hadiah utama atau grand prize uang tunai Rp8 miliar, ditambah dengan undian mobil Mini Cooper dan motor Yamaha NMax, Paninbank berharap dapat terus meningkatkan nasabah serta memenuhi kebutuhan dan permintaan nasabah dengan hadiah dan penawaran menariknya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Menurut Herwidayatmo, kembali digelarnya Panin Super Bonanza pada tahun ini juga didasarkan atas survei yang telah diadakan perseroan terkait tingkat kepuasan konsumen/nasabah terhadap program tersebut. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan nasabah serta tabungan dari Panin Bank.
“Pada tahun ini kami mempunyai target komposisi tabungan dan giro kami dapat meningkat dari 40 persen ke posisi 50 persen dari total dana pihak ketiga,” tukasnya.
Herwidayatmo juga berharap dengan kembali hadirnya Panin Super Bonanza pada tahun ini dapat meningkatkan jumlah nasabah perseroan. Pun dapat memperluas penggunaan layanan perbankan berbasis internet.
Hingga akhir Desember 2016, total DPK PaninBank mencapai Rp135,77 triliun. Dari jumlah tersebut sebesar Rp43,12 triliun merupakan tabungan, Rp9,96 triliun giro dan sisanya dana mahal atau deposito. (*) Suheriadi




