Menurut Herwidayatmo, kembali digelarnya Panin Super Bonanza pada tahun ini juga didasarkan atas survei yang telah diadakan perseroan terkait tingkat kepuasan konsumen/nasabah terhadap program tersebut. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan nasabah serta tabungan dari Panin Bank.
“Pada tahun ini kami mempunyai target komposisi tabungan dan giro kami dapat meningkat dari 40 persen ke posisi 50 persen dari total dana pihak ketiga,” tukasnya.
Herwidayatmo juga berharap dengan kembali hadirnya Panin Super Bonanza pada tahun ini dapat meningkatkan jumlah nasabah perseroan. Pun dapat memperluas penggunaan layanan perbankan berbasis internet.
Hingga akhir Desember 2016, total DPK PaninBank mencapai Rp135,77 triliun. Dari jumlah tersebut sebesar Rp43,12 triliun merupakan tabungan, Rp9,96 triliun giro dan sisanya dana mahal atau deposito. (*) Suheriadi
Page: 1 2
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Kemenkop dan BPJS Kesehatan teken MoU untuk perluas layanan kesehatan di desa. Kopdes… Read More