Ekonomi dan Bisnis

Pameran Krista Interfood 2026 Tetap Digelar, Catat Lokasi dan Jadwal Terbaru

Poin Penting

  • Krista Interfood 2026 dipastikan tetap digelar pada 4-7 November 2026 di NICE PIK 2, meski ada dugaan tindak pidana yang melibatkan mitra asing.
  • Krista Exhibitions menegaskan komitmen profesionalisme dan kontinuitas, sebagai perusahaan penyelenggara pameran nasional yang berdiri sejak 1994.
  • Dugaan pemalsuan dokumen dilaporkan ke Mabes Polri, dengan proses hukum tetap berjalan tanpa mengganggu pelaksanaan pameran.

Jakarta – PT Kristamedia Pratama (Krista Exhibitions) menegaskan komitmennya kepada pelaku industri dengan tetap menyelenggarakan pameran makanan, minuman, Horeka, dan industri pendukung, meski tengah menghadapi dugaan tindak pidana yang melibatkan mitra asing asal Prancis.

“Krista Exhibitions akan tetap diselenggarakan pada 4-7 November 2026 di NICE PIK 2. Prioritas kami adalah memastikan kontinuitas, profesionalisme dan tanggung jawab  terhadap exhibitor,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions Daud D Salim, Sabtu, 24 Januari 2026.

Baca juga: Jelang Ramadan, ID Food Amankan Stok Daging Sapi dan Gula

Krista Exhibitions merupakan perusahaan penyelenggara pameran yang sepenuhnya dimiliki nasional dan telah berdiri sejak 1994.

Hingga kini, Krista Exhibitions secara konsisten menggelar lebih dari 30 judul pameran setiap tahun di berbagai sektor industri dan kota di Indonesia.

Setiap tahunnya, pameran-pameran tersebut melibatkan lebih dari 5.000 peserta dari dalam dan luar negeri serta menarik lebih dari 150.000 pelaku usaha domestik maupun mancanegara.

Interfood Indonesia Jadi Pameran Unggulan

Salah satu pameran terbesar yang diselenggarakan Krista Exhibitions adalah Interfood Indonesia, yang mencakup sektor makanan, minuman, Horeka, serta industri pendukung. Pameran ini pertama kali digelar pada tahun 2000 dan berkembang pesat hingga 2015.

Baca juga: Resmi Dibuka! ALLPack Indonesia dan ALLPrint Indonesia 2024 Bidik 80 Ribu Pengunjung

Pada 2015, Krista Exhibitions menjalin kemitraan dengan mitra asal Prancis untuk menggabungkan kekuatan dalam penyelenggaraan pameran.

Hingga 2025, pameran hasil kemitraan tersebut telah diselenggarakan sebanyak sembilan kali dalam kurun 11 tahun.

Laporan Dugaan Tindak Pidana ke Mabes Polri

Namun, dalam perjalanan kemitraan tersebut, muncul dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan mitra asing. Menyikapi hal itu, pada Senin, 12 Januari 2026, kuasa hukum Krista Exhibitions mengajukan laporan polisi ke Mabes Polri dengan nomor LP/B/13/I/2026/SPKT/BARESKRIM-POLRI.

Laporan tersebut terkait dugaan pemalsuan dokumen sebagaimana diatur dalam Pasal 391 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru.

“Secara garis besar diduga ada pelanggaran terhadap pemalsuan dokumen yang kami permasalahkan dan kami laporkan ke Mabes Polri. Dan kita tunggu hasil dari penyelidikan dan penyidikan, yakni Pasal 391 Kitab UU Hukum Pidana,” tandasnya.

Baca juga: Danantara dan “Romantisme” Ekonomi Orde Baru, Rencana BUMN Tekstil Rp101 Triliun yang Salah Waktu

Apresiasi untuk Seluruh Pemangku Kepentingan

Krista Exhibitions juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan kementerian, institusi pemerintah, asosiasi industri, media, peserta pameran, pengunjung setia, dan seluruh tim Krista Exhibitions yang selama ini berkontribusi terhadap pertumbuhan perusahaan. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

OJK Hormati Putusan KPPU atas 97 Pindar, Fokus Jaga Stabilitas Industri

Poin Penting OJK menghormati putusan KPPU yang menjatuhkan sanksi kepada 97 pindar atas pelanggaran persaingan… Read More

8 hours ago

Kinerja Ciamik, Hartadinata Abadi (HRTA) Raih Pendapatan Rp44,55 T di 2025

Poin Penting Kinerja melonjak signifikan, pendapatan HRTA naik 144,39% menjadi Rp44,55 triliun dan laba bersih… Read More

10 hours ago

Celios Nilai Dana SAL Bisa Dialokasikan untuk Jaga Defisit APBN

Poin Penting SAL dinilai penting sebagai bantalan APBN untuk mengantisipasi pelebaran defisit akibat lonjakan subsidi… Read More

10 hours ago

Banyak yang Tunggu THR Lalu Resign, Ini Penjelasan Sebenarnya

Poin Penting Resign usai THR tidak signifikan, biasanya sudah direncanakan jauh hari dan dilakukan setelah… Read More

13 hours ago

Masih Bingung Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax? Simak Cara Mudahnya di Sini

Poin Penting Pelaporan lapor SPT Tahun Pajak 2025 baru mencapai 9,13 juta hingga 26 Maret… Read More

14 hours ago

Usai Blusukan, Prabowo Perintahkan Bangun Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel

Poin Penting Prabowo menginstruksikan pembangunan hunian layak bagi warga yang tinggal di pinggir rel usai… Read More

14 hours ago