Moneter dan Fiskal

Paket Kebijakan Jilid 14 Fokus ke Regulasi Daerah

Jakarta–Pemerintah dalam waktu dekat berencana akan menerbitkan paket kebijakan ekonomi jilid 14 untuk memberikan stimulus bagi perekonomian. Sejauh ini pemerintah sendiri sudah mengeluarkan 13 paket kebijakan ekonomi.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Lukita Dinarsyah Tuwo di Jakarta, Kamis, 6 Oktober 2016. Menurutnya, fokus pemerintah dalam paket kebijakan ke 14 ini menyasar pada regulasi-regulasi di daerah.

“Rencananya, pak Menko (Darmin Nasution) tahap berikutnya akan mulai fokus deregulasi di daerah,” ujar Lukita.

Dia mengungkapkan, bahwa beberapa regulasi di daerah memang selama ini telah menyebabkan iklim investasi maupun usaha menjadi terganggu. Padahal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri berkomitmen untuk meningkatkan kemudahan berbisnis di Indonesia.

(Baca juga : Paket Kebijakan ke-13 Fokus Dorong e-Commerce dan Perumahan)

“Banyak hal yang sudah diputuskan di pemerintah pusat, tidak jalan maksimal karena lokasi investasi atau usaha di daerah,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pernah menyatakan bahwa pemerintah tengah mendiskusikan fokus apa yang akan diterbitkan dalam paket ekonomi selanjutnya. Dia mengakui, ada tiga pilihan yang saat ini sedang dipikirkan.

Namun demikian, dirinya belum bisa memberikan pernyataan lebih jauh, penekanan apa saja yang akan diberikan pemerintah dalam paket kebijakan selanjutnya. Meski begitu, pihaknya memastikan bahwa paket tersebut tidak lama lagi akan rampung dan segera terbit.

“Tidak boleh. Mungkin dua minggu lagi (paket selanjutnya diterbitkan),” paparnya. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Perjanjian Dagang RI-AS: Era Kecemasan Sistem Pembayaran dari “Ayat-ayat Setan”

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More

2 hours ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

7 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

7 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

8 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

9 hours ago