Ekonomi dan Bisnis

Pailit Nyonya Meneer, Gobel Siap Jadi Penyelamat

Jakarta–Pada 3 Agustus lalu, Pengadilan Negeri Semarang memailitkan PT Nyonya Meneer akibat gagal membayar utang kepada kreditur. Pemohon menyatakan bahwa perusahaan jamu tersebut tidak memenuhi kewajiban untuk membayar utangnya. Nyonya Meneer yang telah berdiri sejak 1919 ini akhirnya harus gugur saat umurnya hampir mencapai 100 tahun.

Siapa orang Indonesia yang tidak kenal jamu racikan Nyonya Meneer. Keputusan pailit ini sangat memprihatinkan dan disesalkan oleh banyak orang. Bagaimana tidak, produk jamu yang sudah berdiri hampir seabad ini banyak dikonsumsi dikalangan masyarakat Indonesia. Perusahaan ini bisa dibilang menjadi pilar tumbuhnya rumah industri jamu jauh sebelum Indonesia merdeka.

Hilangnya salah satu ikon produsen jamu ini, dikhawatirkan akan menggerus produk asli buatan anak Indonesia. Jangan sampai pengobatan tradisional herbal ini pindah ke negeri lain yang lebih menghargainya. Semestinya, Pemerintah tahu bagaimana menyelamatkan perusahaan ini, dan bisa menjadikan jamu sebagai simbol ekonomi kreatif dan keluhuran anak nusantara.

Belakangan, publik pun bertanya-tanya dan menyayangkan putusan Pengadilan Negeri Semarang yang memailitkan PT Nyonya Meneer. Runtuhnya kejayaan pencipta jamu dan ramuan berkhasiat di tangan generasi ketiga itu, seolah membuat masyarakat heran. Pemerintah dalam hal ini seharusnya bisa berperan untuk menyelamatkan produk jamu yang sudah berdiri selama 98 tahun tersebut. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

3 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

4 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

4 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

5 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

5 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

6 hours ago