Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan proyeksi pertumbuhan kredit perbankan di 2017 pada kisaran 12%-14% atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan proyeksi tahun ini yang ditargetkan tumbuh di kisaran 11%-12%.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Eksekutif Bidang Pengawasan Perbankan OJK Nelson Tampubolon, di Jakarta, Selasa malam, 27 September 2016. Menurutnya, peningkatan proyeksi pertumbuhan kredit di 2017 sejalan dengan adanya Program Tax Amnesty (pengampunan pajak).
(Baca juga : BI Berharap Banyak dari Tax Amnesty)
“Untuk 2017 ini kelihatannya sih membaik apalagi dengan adanya tax amnesty ini kelihatannya cukup menggembirakan. Saya sih perkirakan sekitar 12%-14% bisa tumbuh di 2017,” ujar Nelson. (Baersambung)
Page: 1 2
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More
Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More