Poin Penting
Jakarta – Otoritas Jasa Keuanga (OJK) resmi menyetujui pencabutan izin usaha financial technology (fintech), PT Astra Welab Digital Arta (Maucash).
Keputusan ini menandai berakhirnya operasioal salah satu pemain pinjaman daring (pindar) yang telah beroperasi sejak 2018.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman menyatakan, pihaknya telah menerima dan menyetujui permohonan pencabutan izin usaha secara sukarela yang diajukan oleh pindar Maucash.
Permohonan tersebut disampaikan Maucash melalui Surat Nomor S-40/D.06/2025 tertanggal 17 Desember 2025.
“OJK telah menerima dan menyetujui permohonan pencabutan izin usaha secara sukarela (permintaan sendiri) yang diajukan oleh PT Astra Welab Digital Arta (Maucash) melalui Surat Nomor S-40/D.06/2025 tanggal 17 Desember 2025,” ujar Agusman, dalam keterangannya, dikutip Senin, 12 Januari 2026.
Baca juga: Utang Pindar Warga RI Tembus Rp94,85 Triliun per November 2025, Naik 25,45 Persen
Ia mengatakan, dengan persetujuan tersebut, OJK mewajibkan Maucash untuk menyelesaikan seluruh hak dan kewajiban kepada seluruh pihak terkait, termasuk para pemberi pinjaman (lender), serta menghentikan seluruh kegiatan usaha.
Selama proses penyelesaian kewajiban tersebut, Agusman menegaskan OJK tetap melakukan pengawasan untuk memastikan kepentingan lender terlindungi.
“OJK terus melakukan monitoring dan memastikan pemenuhan kewajiban dimaksud sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menilai dinamika keluarnya pelaku usaha di industri fintech lending merupakan bagian dari konsolidasi industri yang diarahkan pada penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan pelindungan konsumen.
Baca juga: OJK Yakin Industri Pindar Syariah Tetap Tumbuh di Tengah Kasus Gagal Bayar
Menurutnya, perizinan usaha di industri fintech lending masih dalam moratorium dan penyelenggara fintech lending saat ini difokuskan untuk memperkuat kualitas agar tumbuh sehat dan berkelanjutan.
Melansir laman resmi maucash, PT Astra Welab Digital Arta (AWDA) didirikan pada April 2018, merupakan perusahaan ventura bersama antara PT Sedaya Multi Investama yang mana anak perusahaan PT Astra International Tbk, dengan WeLab yang merupakan salah satu perusahaan fintech terbesar di Hong Kong dan Tiongkok.
AWDA adalah perusahaan penyelenggara LPBBTI atau Pindar yang menggunakan big data dan credit scoring untuk memberikan persetujuan pinjaman dengan cepat dan berkualitas.
AWDA beroperasi di Indonesia sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan OJK Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi.
Adapun dari sisi manajemen perusahaan, Maucash dipimpin oleh Indra Gunawan sebagai komisaris. Lalu, Jayaputra Santoso sebagai Presiden Direktur dan Indra Suryawan sebagai direktur. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More
Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More