News Update

OJK: Sebanyak 28 UMKM Telah Melantai di Bursa

Jakarta – Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8, Bali dan Nusa Tenggara Giri Tribroto mengungkapkan, hingga Mei 2021 sebanyak 28 UMKM di Indonesia telah melantai di bursa atau melakukan go public. Dimana dalam kurun waktu 2018 hingga 2021 jumlah penawaran yang dihasilkan mencapai Rp1,07 triliun.

“Pada tahun 2021 sampai Mei terdapat (tambahan) 1 UMKM go public dengan jumlah penawaran Rp33,75 miliar,” ungkapnya dalam Webinar bertajuk Securities Crowdfunding Sebagai Alternatif Pendanaan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Selasa 8 Juni 2021.

Giri menyatakan, berbagai keuntungan bisa dirasakan pelaku UMKM dalam keputusannya untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Salahsatunya mendapatkan pembiayaan dari skema Securities Crowdfunding (SCF).

Tak hanya itu, para pelaku UMKM juga bisa  mempercepat penerapan good corporate governance, serta mendapatkan mitra strategis yang dapat meningkatkan nilai perusahaan.

Sementara itu, pelaku UMKM wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang secara khusus menggunakan skema urun dana atau Securities Crowdfunding (SCF) telah mencapai 5 penerbit dengan penghimpunan dana hingga Rp11,8 miliar.

Dirinya berharap, seluruh pelaku UMKM bisa terus bertransformasi ke arah digital khususnya pelaku UMKM di daerah yang memerlukan pendanaan. Dengan begitu diharapkan UMKM dapat terus memacu perekonomian nasional. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Perjanjian Dagang RI-AS: Era Kecemasan Sistem Pembayaran dari “Ayat-ayat Setan”

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More

2 hours ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

7 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

8 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

8 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

10 hours ago