OJK Proyeksikan Pertumbuhan Kredit Perbankan Hanya 7%-9%

OJK Proyeksikan Pertumbuhan Kredit Perbankan Hanya 7%-9%

Regulator Ini Bilang, Ekonomi Masih Berkontraksi Hingga Semester-I 2020
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku pesimis terhadap pencapaian target penyaluran kredit hingga akhir tahun 2017.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan,
target pertumbuhan kredit yang dicanangkan perbankan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) sebesar 11,86 persen pada tahun ini akan sulit tercapai. Terlebih penyaluran kredit perbankan per November 2017 hanya tumbuh sebesar 7,47 persen (yoy).

“Deviasi pertumbuhan kredit perbankan dibandingkan dengan target Rencana Bisnis Bank 2017 sebesar 11,86 persen yoy disebabkan oleh konsolidasi yang dilakukan perbankan nasional sehubungan dengan risiko kredit termasuk melalui hapus buku terhadap kredit bermasalah terutama untuk segmen kredit berbasis komoditas beserta turunannya,” jelas Wimboh pada acara jumpa pers akhir tahun OJK di Kantor OJK Jakarta, Kamis 21 Desember 2017.

OJK sendiri memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan hingga akhir 2017 hanya di kisaran 7 persen hingga 9 persen. Angka tersebut tak jauh berbeda dengan perkiraan Bank Indonesia (BI) yang memprediksi pertumbuhan kredit perbankan hanya di 8 persen hingga 10 persen hingga akhir tahun ini.

Wimboh menambahkan, walau tidak mencapai target, intermediasi perbankan dinilai sudah mulai tumbuh ditunjukkan dari angka kredit perbankan hingga akhir November 2017 telah meningkat sebesar Rp228 triliun, sehingga total kredit perbankan mencapai Rp4.605 triliun atau tumbuh sebesar 7,47 (yoy).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]