News Update

OJK: Indonesia Butuh Sistem Keuangan Berkelanjutan

Nusa Dua–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan the International Finance Corporation (IFC) menggelar forum internasional sistem keuangan berkelanjutan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Roadmap sistem keuangan berkelanjutan OJK yang dikeluarkan pada Desember 2014 lalu mendukung dan mendorong proses pembangunan berkelanjutan dalam penyediaan pembiayaan oleh industri jasa keuangan terkait isu lingkungan dan sosial,” jelas Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad kepada wartawan di Nusa Dua, Kamis, 1 Desember 2016.

Muliaman meminta semua pelaku bisnis, termasuk pelaku industri jasa keuangan melakukan berbagai inisiatif  secara sukarela untuk mengimplementasikan tata kelola yang baik khususnya pada aspek transparansi dan meningkatkan porsi pembiayaan pada sektor usaha yang ramah lingkungan. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

5 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

6 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

7 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

7 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

7 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

7 hours ago