Keuangan

OJK Harap Penyesuaian Produk PAYDI Bisa Dongkrak Pendapatan Premi di 2023

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa industri asuransi jiwa saat ini masih mengalami kontraksi 10,25% secara tahunan menjadi Rp57,67 triliun per April 2023.

OJK menjelaskan bahwa hal tersebut akibat penyesuaian lini produk unit link dengan aturan baru SEOJK PAYDI No. 5 Tahun 2022, di mana industri asuransi jiwa wajib melakukan penyesuaian produk per 14 Maret 2023.

Meski begitu, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Lembaga Penjamin dan Dana Pensiun, Ogi Prastomiyono, berharap pendapatan premi di tahun 2023 untuk penjualan PAYDI akan mengalami peningkatan seiring makin banyaknya produk yang disesuaikan.

“Diharapkan tetap ada potensi peningkatan penjualan PAYDI untuk tahun 2023, dengan pertimbangan bahwa perusahaan telah selesai melakukan penyesuaian terhadap SEOJK PAYDI dan siap untuk me-launching PAYDI di semester 2 tahun 2023,” ucap Ogi kepada media dikutip, 8 Juni 2023.

Diketahui, hingga saat ini sudah terdapat 93 produk PAYDI konvensional PAJ dari 26 PAJ dan 25 produk PAYDI syariah PAJS/PAJUS yang telah dilaporkan disesuaikan dengan SEOJK PAYDI dan telah dicatat oleh OJK.

Selain itu, terdapat 40 produk PAYDI baru konvensional PAJ dan 2 produk PAYDI baru syariah PAJS/PAJUS, yang dilaporkan setelah ditetapkannya SEOJK PAYDI dan telah disetujui OJK.

Adapun, dalam hal ini, SEOJK PAYDI mendorong perbaikan terhadap mekanisme pemasaran dan pengelolaan PAYDI oleh PAJ diantaranya terkait proses pemasaran oleh agen/tenaga pemasar, transparansi informasi kepada calon pemegang polis, dan tata kelola perusahaan yang lebih baik. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

4 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

4 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

5 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

5 hours ago