Categories: Perbankan

OJK Harap Pembiayaan Infrastruktur Bersumber Dari Tabungan Publik

Budaya menabung akan membantu negara untuk membenahi permasalahan ekonomi yang bersifat fundamental. Rezkiana Nisaputra

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap, agar kebutuhan dana untuk membiayai pembangunan nasional (infrastruktur) bisa bersumber dari dana tabungan masyarakat yang sekaligus dapat menggantikan peran utang luar negeri. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad, di Jakarta, Selasa, 8 September 2015. “Ketika kebutuhan investasi melebihi kemampuan kita, maka gap ini sering diisi dari pembiayaan luar negeri,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan investasi proyek infrastruktur bisa bersumber dari dana-dana masyarakat yang dihimpun melalui lembaga perbankan. “Makanya, OJK mengembangkan produk tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) untuk membangkitkan budaya menabung,” tukasnya.

Dia menilai, budaya menabung akan membantu negara untuk membenahi permasalahan ekonomi yang bersifat fundamental. “Saya kira kebiasaan menabung akan membantu masalah yang bersifat strukturual dan bagus bagi perekonomian kita,” ucap dia.

Lebih lanjut Muliaman mengungkapkan, bahwa selain penting bagi pembiayaan pembangunan nasional, budaya menabung juga penting bagi masing-masing individunya. Kata dia, budaya menabung penting dimulai sejak usia dini.

“Kami akan kembali mendorong budaya menabung. Sekitar 20 tahun lalu kita mempunyai program pemerintah, seperti Tabanas dan Tabungan Asuransi Berjangka,” tegasnya.

Saat ini, jelas dia, populasi siswa Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas sebanyak 50 juta jiwa. Sebanyak 78% ada di sekolah umum di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan sisanya di madrasah yang ada di bawah Kementerian Agama. (*)

Apriyani

Recent Posts

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

1 hour ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

2 hours ago

Wacana Pemotongan Gaji Pejabat Diminta jadi Gerakan Disiplin Fiskal Nasional

Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More

2 hours ago

Bank Maspion Kantongi ‘Dana Segar’ USD285 Juta dari KBank, Perkuat Likuiditas Kredit

Poin Penting PT Bank Maspion Indonesia Tbk memperoleh fasilitas pinjaman USD285 juta dari KASIKORNBANK Public… Read More

2 hours ago

IHSG Jelang Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri Ditutup Naik 1,60 Persen ke Level 7.106

Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,20 persen ke level 7.106,83 pada perdagangan Selasa (17/3), menjelang… Read More

2 hours ago

Survei Amar Bank Sebut 87 Persen Responden Alami Kenaikan Pengeluaran di Periode Lebaran

Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More

2 hours ago