Tahun Ini OJK Didik 100 Emiten Baru Melantai di Bursa
Jakarta – OJK menegaskan komitmen dan dukungan terhadap program Digital Kredit UMKM (DigiKU) agar UMKM bisa memanfaatkan teknologi sebagai salah satu alternatif pembiayaan bagi UMKM.
DigiKU sendiri merupakan program penyaluran kredit untuk UMKM yang disediakan oleh Pemerintah melalui Himbara sebagai bagian dari gerakan Bangga Buatan Indonesia yang telah diresmikan Presiden RI.
“Sebelumnya, OJK juga telah berpartisipasi aktif selama persiapan pembentukan DigiKu yang telah diluncurkan pertama kali pada Juli 2020,” jelas Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik, Anto Prabowo pada keterangannya, 16 September 2021
Sebagai bagian dukungannya, OJK berencana menyelenggarakan Webinar pada Sabtu (18/9), yang akan melibatkan perbankan, pengusaha UMKM, dan penyedia platform digital. Webinar tersebut diharapkan bisa memunculkan “business matching” yang menghubungkan antara pelaku UMKM dengan penyedia sumber pembiayaan.
Pemerintah memang terus mendorong UMKM untuk masuk ke ekosistem digital, khususnya pada masa pandemi seperti sekarang. Upaya ini bisa dibilang sudah mulai menunjukkan hasil. Jumlah UMKM yang memasuki ekosistem digital pada akhir tahun 2020 sudah mencapai 3,8 juta. Angka ini terus tumbuh hingga tercatat sebanyak 4,8 juta pelaku umkm pada Maret 2021. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 7 April 2026 setelah sebelumnya stabil… Read More
Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More
Poin Penting IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi ke rentang 6.745–6.849, meski skenario terbaik berpeluang menguat… Read More
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More