OJK dan Pemprov Sumsel Gelar Sultan Muda Digination Fest 2025
Jakarta – Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, menegaskan pentingnya peran para digital natives dalam menjebatani kesenjangan ekonomi dan sosial di Indonesia.
Digital natives merujuk pada generasi yang sejak kecil telah terpapar teknologi digital secara intensif dan terus menerus.
Menurut Hasan, kelompok ini dapat menjadi motor penggerak dalam memperluas inklusi keuangan, terutama lewat inovasi digital di kalangan generasi muda lainnya.
Inovasi ini diharapkan dapat melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang mampu menciptakan solusi inovatif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Inovasi bukan semata tentang menciptakan teknologi baru, tetapi tentang menghadirkan solusi yang inklusif, yang mampu menjangkau mereka yang selama ini belum tersentuh layanan keuangan formal,” kata Hasan, dalam festival edukatif “Sultan Muda Digination Fest 2025”, dikutip Sabtu, 18 Oktober 2025.
Baca juga: OJK: Kebijakan Free Float Bisa Dongkrak Daya Tarik Investor
Hasan menilai bahwa teknologi sektor keuangan bukan hanya tentang kecanggihan alat, tetapi seberapa besar kemampuannya menciptakan keadilan ekonomi, membuka akses, dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa perkembangan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) di Indonesia saat ini mengalami akselerasi yang sangat signifikan.
Hasan menilai, inovasi teknologi sektor keuangan memiliki daya ungkit dalam memperluas inklusi keuangan, dan kemajuan bukan diukur dari seberapa canggih alat yang dimiliki, melainkan dari sejauh mana teknologi mampu menghadirkan keadilan ekonomi, membuka akses, dan menumbuhkan rasa percaya di tengah masyarakat.
Baca juga: OJK Dorong Penguatan Tata Kelola di Sektor Jasa Keuangan
Hasan menjelaskan bahwa perkembangan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) di Indonesia mengalami akselerasi yang sangat signifikan.
OJK melalui bidang ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) memandang periode ini sebagai fase krusial dalam memperkuat fondasi pengaturan dan pengawasan yang menjadi landasan bagi pertumbuhan ekosistem keuangan digital nasional.
Dari hasil percepatan evaluasi Regulatory Sandbox terhadap lebih dari seratus peserta, OJK menetapkan dua model bisnis baru dalam industri jasa keuangan, yaitu Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) dan Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK).
Keduanya kini menjadi instrumen kunci dalam memperluas akses pembiayaan, meningkatkan transparansi informasi, serta memperkuat inklusi keuangan. (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More