Keuangan

OJK Dorong Peningkatan Kualitas Pelaporan Keuangan di Sektor Jasa Keuangan

Yogyakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong peningkatan kualitas pelaporan keuangan di sektor jasa keuangan (SJK) menuju terciptanya disiplin pasar dan penyediaan informasi keuangan yang berintegritas dan kredibel bagi publik demi mewujudkan stabilitas sistem keuangan nasional.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, melalui video sambutan pada acara Forum Penguatan Governansi dan Integritas Pelaporan Keuangan Sektor Jasa Keuangan di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa.

“Dalam penguatan governansi dan penegakan integritas di SJK, peran kualitas pelaporan keuangan menjadi hal yang sangat menentukan. Pelaporan keuangan merupakan media komunikasi SJK yang dipahami seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, OJK akan terus berupaya memastikan bahwa seluruh kegiatan sektor jasa keuangan menerapkan praktik governansi dan manajemen risiko yang baik dengan menjunjung tinggi integritas,” ujar Mahendra, 26 September 2023.

Baca juga: Bos OJK: Penerapan Bursa Karbon di RI Lebih Cepat Dibanding Negeri Jiran

Peran kualitas pelaporan yang kredibel dan berintegritas sesuai standar dan ketentuan perundang-undangan menjadi hal yang sangat kritikal dan penting bagi regulator, konsumen, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, jajaran Pimpinan Kantor Pusat dan Pimpinan Wilayah Kerja OJK Provinsi DIY.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Audit OJK, Sophia menyampaikan penguatan governansi dan integritas pelaporan keuangan membutuhkan dukungan regulasi, kualitas SDM profesi penunjang, seperti akuntan dan penilai serta penegakan penerapan reviu mutu, kode etik, standar, dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Tantangan bagi pengurus Pelaku Usaha Jasa Keuangan diantaranya memastikan bahwa laporan keuangan telah disajikan dengan transparan dan akuntabel, karena terdapat ancaman sanksi pidana dan denda yang besar di UU P2SK bagi pihak yang melakukan manipulasi laporan keuangan,” kata Sophia.

OJK senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dan profesi penunjang (akuntan) di sektor keuangan, diantaranya dengan menerbitkan penyempurnaan POJK Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan melalui POJK Nomor 9 Tahun 2023 pada Juli 2023. Hal ini bertujuan untuk memperkuat disiplin pasar dan mendukung informasi keuangan yang transparan dan berkualitas.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan acara tersebut.

”Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada OJK atas terselenggaranya forum ini. Forum ini penting karena bertujuan meningkatkan sinergi PUJK dan stakeholder terkait, dalam penguatan governansi, pengendalian internal, dan integritas dalam pelaporan keuangan di sektor jasa keuangan. Kolaborasi yang kuat dan harmonis antara pihak terkait akan jadi pondasi yang kokoh dalam sektor jasa keuangan,” ucap Sri Sultan Hamengkubuwono.

Baca juga: Bos OJK Soroti Pentingnya Penelitian untuk Ekonomi Berkelanjutan

Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber antara lain Pusat Pembinaan Profesi Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kementerian BUMN, Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) serta perwakilan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Kantor Akuntan Publik.

Kegiatan diadakan secara hybrid yang dihadiri lebih dari 400 orang peserta yang berasal dari perwakilan Direksi, Komisaris dan Pejabat Lembaga Jasa Keuangan, Badan Usaha Milik Negara, dan Kementerian BUMN Republik Indonesia.

OJK berharap melalui forum ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi dan keterikatan pelaku usaha SJK dan pemangku kepentingan dalam memperkuat governansi dan integritas SJK melalui peningkatan kualitas dan integritas pelaporan keuangan SJK secara berkelanjutan. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

2 hours ago

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah BPR Koperindo

Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More

2 hours ago

YLKI Yakin Satgas Ramadan Pertamina Mampu Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026

Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More

3 hours ago

Geopolitik Perdamaian 2026

Oleh Muhammad Edhie Purnawan, Staf Pengajar FEB UGM dan Ketua Bidang International Affairs PP ISEI… Read More

4 hours ago

Beli Sukuk Ritel SR024 Pakai wondr by BNI Bisa Dapat Cash Back Sampai Rp29 Juta

Poin Penting BNI menyediakan pembelian Sukuk Ritel SR024 melalui aplikasi wondr by BNI dengan cashback… Read More

4 hours ago

BNI Ajak Masyarakat Rencanakan Keuangan di Ramadan lewat Fitur Growth wondr

Poin Penting BNI mengajak masyarakat merencanakan keuangan selama Ramadan melalui fitur Growth di aplikasi wondr… Read More

5 hours ago