Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana mendirikan pusat pendidikan aktuaris Indonesia. Pusat pendidikan ini diharapkan bisa menambah jumlah aktuaris 100 orang lagi pada tahun ini.
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK Firdaus Djaelani menjelaskan, kebutuhan akan tenaga aktuaris terus meningkat di Indonesia, namun ketersediannya masih jauh dari kebutuhan. Hal inilah yang menjadi dasar pertimbangan OJK untuk mendirikan pusat pelatihan aktuaris Indonesia.
“Kami telah mengusulkan pada pemerintah untuk merencanakan adanya pusat pelatihan aktuaris Indonesia di Sentul Bogor dan kami telah menyiapkan tanah dan gambarannya,” ujar Firdaus di Jakarta, Kamis, 16 Maret 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More