Keuangan

OJK Dorong Jumlah Aktuaris di Indonesia

Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana mendirikan pusat pendidikan aktuaris Indonesia. Pusat pendidikan ini diharapkan bisa menambah jumlah aktuaris 100 orang lagi pada tahun ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK Firdaus Djaelani menjelaskan, kebutuhan akan tenaga aktuaris terus meningkat di Indonesia, namun ketersediannya masih jauh dari kebutuhan. Hal inilah yang menjadi dasar pertimbangan OJK untuk mendirikan pusat pelatihan aktuaris Indonesia.

“Kami telah mengusulkan pada pemerintah untuk merencanakan adanya pusat pelatihan aktuaris Indonesia di Sentul Bogor dan kami telah menyiapkan tanah dan gambarannya,” ujar Firdaus di Jakarta, Kamis, 16 Maret 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

9 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

9 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

9 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

9 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

10 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

12 hours ago